Mathla’ul Anwar Dukung Bupati Bogor Perangi Judi Online, Ajak Warga Selamatkan Generasi Muda

DETAKBOGOR.COM – Pengurus Daerah (PD) Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Bupati Bogor dalam memberantas praktik judi online yang dinilai semakin mengancam kehidupan masyarakat.

Organisasi Islam tersebut menilai langkah tegas pemerintah menjadi upaya penting untuk menjaga moral masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari dampak negatif perjudian digital.

Ketua PD Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, H. Abdul Azis Sarnata, M.E., M.Pd., mengatakan judi online tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga telah berkembang menjadi persoalan sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan ekonomi, keluarga, dan keagamaan.

Menurutnya, kecanduan judi online berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga, memicu persoalan ekonomi, hingga meningkatkan risiko tindak kriminal.

“Kami mengapresiasi keberanian dan komitmen Bupati Bogor yang secara terbuka menyatakan perang terhadap judi online. Langkah ini harus mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat karena menyangkut penyelamatan moral generasi muda dan masa depan Kabupaten Bogor,” ujar Abdul Azis.

Ia menegaskan, pemberantasan judi online tidak cukup mengandalkan penegakan hukum semata. Diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui penguatan pendidikan karakter, literasi digital, pembinaan keagamaan, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya perjudian berbasis digital.

BACA :  Diskominfo Bogor Sosialisasikan PSE Perkuat Layanan Digital

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, Mathla’ul Anwar mengajak seluruh jajaran pengurus, pengelola madrasah, guru, majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para orang tua untuk aktif mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus dalam praktik judi online.

Menurut Abdul Azis, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter, kemudian diperkuat melalui sekolah, madrasah, masjid, majelis taklim, dan berbagai ruang pembinaan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa perkembangan teknologi digital seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekonomi umat, serta memperluas syiar Islam, bukan disalahgunakan sebagai sarana perjudian.

“Teknologi harus menjadi alat membangun peradaban, bukan menghancurkan masa depan generasi. Karena itu, edukasi dan penguatan nilai-nilai agama harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum agar masyarakat memiliki ketahanan moral di era digital,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen, PD Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menyelenggarakan program edukasi, sosialisasi, dan pembinaan masyarakat dalam gerakan bersama melawan judi online.

BACA :  Baby Rio Lahir di Bogor, Panda Pertama Indonesia Cetak Sejarah Dunia

Di akhir pernyataannya, Abdul Azis mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam memberantas judi online demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang maju, sejahtera, istimewa, dan gemilang berlandaskan iman dan takwa.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan judi online merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Mathla’ul Anwar siap menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk membangun masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan era digital.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya