DETAKBOGOR.COM – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Kegiatan tersebut diikuti kader Pokja III PKK dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, Rabu (22/7/2026).
Program B2SA menjadi langkah strategis untuk membangun pola konsumsi pangan sehat sekaligus meningkatkan pemanfaatan pangan lokal di lingkungan keluarga.
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, mengatakan ketahanan pangan keluarga merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, ibu memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan sehat sejak usia dini.
“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Ibu memiliki peran strategis dalam membiasakan anak mengonsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Dari keluarga yang kuat, kita dapat melahirkan generasi Indonesia Emas,” ujar Eva.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah melalui urban farming dan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber).
Selain itu, Eva mendorong keluarga kembali mengenalkan pangan lokal seperti ubi, singkong, dan jagung kepada anak-anak sebagai bagian dari pola konsumsi sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Andri Hadian, menjelaskan bahwa Gerakan B2SA tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga mengubah pola konsumsi masyarakat agar lebih sehat, beragam, dan bergizi. Program tersebut sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Menurut Andri, pemanfaatan pangan lokal dan pekarangan rumah dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi secara lebih beragam, aman, terjangkau, bahkan memiliki nilai ekonomi.
“Kolaborasi DKP dan TP-PKK sangat strategis untuk memperluas edukasi ketahanan pangan hingga ke tingkat desa dan keluarga. Kami berharap kader PKK dari 40 kecamatan menjadi agen perubahan yang mampu menyosialisasikan pola konsumsi B2SA, mengembangkan menu pangan lokal yang menarik, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga menuju Kabupaten Bogor Istimewa dan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Melalui sinergi tersebut, TP-PKK Kabupaten Bogor dan Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan tangguh melalui penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.***
Tags: B2SA, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Ketahanan Pangan, pangan lokal, TP PKK Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Tunjuk M. Nurofik Sebagai Plt Ketua PWI Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline
DPRD Kabupaten Bogor Gelar Rapat Paripurna Bahas Perubahan APBD dan Raperda Perseroda
-
Berita.Headline
Sastra Winara Dukung Bogor Hornbills Raih Gelar Juara IBL GoPay 2026
-
Berita.Headline.Hukum
Pemkab Bogor Limpahkan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ke Penegak Hukum
-
Berita.Headline
Camat Cibinong Tingkatkan Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah Melalui Tarawih Keliling
-
Berita.Headline
Kabogorfest 2025 Jadi Ajang Dispora Sosialisasi Olahraga Disabilitas dan Rekreasi
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Rayakan Malam Takbiran Bersama Warga, Pakansari Dipadati Pawai Obor
-
Berita.Headline.olahraga
Tiga Atlet PPOPM Sumbang Emas, Pencak Silat Kabupaten Bogor Bidik Prestasi Lebih Tinggi
-
Berita.Headline
Diskominfo Gelar Apel Randis Rawat Aset Negara
-
Berita.Headline
Target Juara Umum! Atlet NPCI Bogor Siap Ukir Prestasi di Peparpeda Jabar 2025
-
Berita.Headline
Lonjakan Arus Balik Lebaran 2024 di Jalur Puncak Bogor Diprediksi Terjadi Sabtu dan Minggu, Waspadai Kemacetan
-
Berita.Headline
Sastra Winara: DPRD Dorong APBD Perubahan 2026 Lebih Tepat Sasaran






















