Warga Malasari Larut dalam Euforia Ngubek Empang HJB Ke-544

DETAKBOGOR.COM – Di bawah langit cerah Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Selasa (2/6), suara tawa dan sorak-sorai warga bergema dari sebuah empang yang dipenuhi ratusan orang.

Anak-anak, remaja, hingga orang tua berbaur tanpa sekat, turun langsung ke dalam kolam demi satu tujuan yang sama menangkap ikan mas sebanyak-banyaknya.

Momen penuh kegembiraan itu tersaji dalam kegiatan Ngubek Empang yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Begitu peluit dibunyikan, ratusan peserta serentak masuk ke dalam empang. Air kolam yang semula tenang seketika berubah riuh.

Tangan-tangan warga bergerak cepat memburu ikan yang berenang ke segala arah. Sesekali terdengar teriakan bahagia ketika seseorang berhasil menggenggam ikan berukuran besar.

Sebanyak 200 kilogram ikan mas ditebar ke dalam kolam. Jumlah itu cukup untuk membuat suasana semakin semarak. Tak sedikit peserta yang pulang dengan senyum lebar sambil membawa hasil tangkapannya.

Bagi masyarakat Malasari, Ngubek Empang bukan sekadar perlombaan menangkap ikan. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan warga dari berbagai kalangan dalam suasana santai dan penuh keakraban.

BACA :  Bogor Dapat Sapi Kurban Presiden, Rudy Susmanto: Bentuk Perhatian untuk Rakyat

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, hadir bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, jajaran perangkat daerah, serta Sekretaris Desa Malasari untuk menyaksikan langsung antusiasme masyarakat.

Nurhayati mengatakan, Ngubek Empang sengaja dihadirkan sebagai bentuk perayaan yang dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kebahagiaan warga menjadi bagian penting dari semangat Hari Jadi Bogor.

“Kami ingin masyarakat ikut merasakan kegembiraan Hari Jadi Bogor melalui kegiatan yang sederhana namun penuh kebersamaan. Antusiasme masyarakat hari ini menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Di tengah keramaian, wajah-wajah bahagia tampak menghiasi lokasi kegiatan. Seorang warga Desa Malasari yang datang bersama keluarganya mengaku senang bisa menjadi bagian dari acara tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini jarang digelar dan mampu menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati semua usia.

Anak-anak bisa bermain dan bergembira, sementara orang tua dapat berkumpul serta mempererat silaturahmi dengan sesama warga.

“Alhamdulillah acaranya sangat meriah. Jarang ada kegiatan seperti ini yang bisa dinikmati semua kalangan. Anak-anak senang, orang tua juga senang,” tuturnya.

BACA :  Ketua KONI Bogor Kick Off Liga Jabar Istimewa, Optimistis Lahir Pemain Timnas

Lebih dari sekadar menangkap ikan, Ngubek Empang menjadi simbol kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Di tengah derasnya arus modernisasi, tradisi sederhana yang mengedepankan kebersamaan seperti ini tetap memiliki tempat di hati warga.

Melalui perayaan HJB ke-544, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin menghadirkan pesta rakyat yang tidak hanya meriah, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan.

Dan di Desa Malasari, semangat itu terlihat nyata dari setiap tawa, percikan air, dan wajah-wajah bahagia yang pulang membawa kenangan indah dari sebuah empang.***

 

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya