TMMD ke-128: Pemkab Bogor dan TNI Percepat Pembangunan Wilayah

DETAKBOGOR.COM – TMMD ke-128 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama TNI untuk mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-128 Tahun 2026 yang diikuti Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio di Makorem 061/SK, Kota Bogor, Kamis (16/4/2026).

TMMD ke-128 menjadi ajang konsolidasi lintas sektor guna memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok daerah.

Dalam forum tersebut, TMMD ke-128 tidak hanya membahas stabilitas keamanan, tetapi juga mendorong berbagai program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.

Di antaranya program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Sinergi ini menjadi kekuatan bersama agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Sinergi Kuat untuk Pembangunan Merata

Rudy menegaskan, kolaborasi antara Pemkab Bogor dan TNI merupakan langkah konkret dalam menyatukan berbagai program pembangunan agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

BACA :  Sinergi Pembangunan Jabar 2027: Rudy Susmanto Dorong Kolaborasi Infrastruktur dan Kesehatan

Menurutnya, TMMD ke-128 menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa dan daerah terpencil.

“Melalui sinergi ini, kita bergerak bersama untuk memastikan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah terus diperkuat, baik dalam menjaga kamtibmas maupun mendukung percepatan pembangunan.

Infrastruktur dan Jembatan Jadi Prioritas

Thomas mengungkapkan, TNI juga menjalankan program pembangunan Jembatan Perintis Garuda sebagai solusi atas kebutuhan infrastruktur, khususnya di wilayah rawan bencana.

“Beberapa kejadian jembatan hanyut menjadi perhatian kami. Perbaikan dilakukan menggunakan anggaran TNI dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap Korem memiliki target pembangunan lima jembatan per bulan, dengan prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat serta hasil kajian teknis di lapangan.

Selain itu, TNI juga mendukung program strategis lainnya seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA :  TPA Galuga Disulap Jadi PSEL, Bupati Bogor Gandeng Investor Teknologi Modern

“Program TNI dirancang untuk melengkapi program pemerintah daerah, sehingga kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Kamtibmas dan Kesejahteraan Jadi Tujuan Utama

Melalui TMMD ke-128, sinergi antara Pemkab Bogor dan TNI diharapkan mampu menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke pelosok Kabupaten Bogor.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya