Tim Khusus Pungli Dibentuk, Pemkab dan Polres Bogor Siap Bergerak Cepat

DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor sepakat membentuk tim khusus lintas instansi untuk mempercepat penanganan pungutan liar (pungli) di wilayah Kabupaten Bogor.

Langkah ini menjadi tindak lanjut arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar pemberantasan pungli tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Kesepakatan tersebut muncul dalam rapat pembahasan rencana kegiatan yang dipimpin Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, pada Selasa (14/4).

Rapat ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Inspektorat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Bagian Perundang-Undangan Sekretariat Daerah.

Pemkab Bogor dan Polres Bogor menargetkan tim khusus tersebut segera terbentuk dan langsung bergerak dalam waktu dekat.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memberantas praktik pungli secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bogor.

Fokus Titik Rawan Pungli

Tim lintas instansi ini nantinya melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian, hingga TNI.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat penertiban yang selama ini telah dilakukan, termasuk oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

BACA :  Rudy Susmanto Wujudkan 156 Hektare Hutan Kota Dalam Empat Bulan

Kegiatan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui kajian yustisi guna menelaah aspek penegakan Peraturan Daerah (Perda), termasuk kemungkinan pemberian sanksi terhadap pelanggaran yang ditemukan.

Adapun fokus awal kegiatan tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan menyasar titik-titik rawan pungli yang menjadi sorotan publik, seperti kawasan wisata Puncak dan lingkar Stadion Pakansari.

Selain pungli, persoalan lain seperti maraknya kehilangan kendaraan di area parkir juga menjadi perhatian dalam penanganan terpadu ini.

Tekankan Sinergi dan Gerak Cepat

Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, menegaskan pentingnya sinergi dan respons cepat antarinstansi dalam menangani praktik pungli yang meresahkan masyarakat.

Menurutnya, pembentukan tim ini bertujuan memastikan penanganan pungli dilakukan secara terpadu dan efektif.

“Langkah awal akan difokuskan pada pemetaan kekuatan personel, pembagian tugas yang jelas, serta penentuan aksi cepat yang bisa segera dilaksanakan di lapangan,” ujarnya.

Ia menekankan, aksi nyata harus segera dilakukan agar tidak kehilangan momentum dalam merespons berbagai aduan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan tim lintas instansi tersebut.

BACA :  Pemkab Bogor Perkuat TKPK, Kolaborasi Tekan Kemiskinan

Ia menilai langkah ini sebagai upaya konkret mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan partisipasi masyarakat, kami optimistis praktik pungutan liar dapat ditekan serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin meningkat,” tandasnya.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya