DETAKBOGOR.COM – Persatuan Wartawan Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dalam pelayaran menuju Gaza, Palestina.
Dalam misi tersebut, terdapat sejumlah jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan kemanusiaan.
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir menegaskan, tindakan terhadap misi sipil dan kemanusiaan, termasuk wartawan, merupakan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan pers di wilayah konflik.
“Keselamatan insan pers harus dihormati dan dilindungi dalam situasi apa pun. Jurnalis hadir untuk menyampaikan fakta dan suara kemanusiaan kepada dunia, bukan menjadi bagian dari konflik,” kata Akhmad Munir di Jakarta, Selasa (19/5).
Tiga jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.
Menurut Munir, seluruh pihak wajib menghormati independensi dan keselamatan wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik di kawasan konflik maupun dalam misi kemanusiaan internasional.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sedikitnya 10 kapal dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 ditahan aparat Israel. Beberapa kapal yang dilaporkan ditahan antara lain Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.
Hingga kini, kapal yang membawa para jurnalis Indonesia belum dapat dihubungi. Kondisi awak kapal juga masih belum diketahui secara pasti.
Persatuan Wartawan Indonesia menyatakan mendukung penuh langkah diplomatik Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia yang terlibat dalam misi tersebut.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menyebut pemerintah terus berkoordinasi dengan Kemlu dan perwakilan RI di sejumlah negara guna memantau perkembangan situasi serta menyiapkan langkah perlindungan bagi para WNI.
Koordinasi juga dilakukan bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia Ankara, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kairo, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Amman untuk mengantisipasi proses perlindungan maupun pemulangan warga negara Indonesia apabila diperlukan.
“Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar diberikan keselamatan dan segera kembali dengan selamat,” ujar Akhmad Munir.***
Tags: Gaza, Global Sumud Flotilla, Israel, jurnalis Indonesia, PWI
Baca Juga
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Peluncuran Indikator IPKD dan MCP 2025 Secara Virtual
-
Berita.Headline.olahraga
Kampus Kesatria Arena Jadi Magnet Studi Tiru bagi KKO Kota Semarang
-
Berita.Headline
1.000 Khatam Al-Qur’an di Bogor Ditutup, Sekda Ajat: Syiar Ramadhan Harus Terus Diperkuat
-
Berita.Headline
Gunung Putri Luncurkan Kawasan Berikat Bersinar Lawan Bahaya Narkoba
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Pastikan Hak Korban Kecelakaan Parung Panjang Terpenuhi
-
Berita.Headline
Camat Cibinong Tingkatkan Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah Melalui Tarawih Keliling
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Sastra Winara Tegaskan Sinergi Lintas Pemerintahan Kunci Sukses Pembangunan 2026
-
Berita.Headline.olahraga
Tahapan Seleksi Atlet PPOPM Kabupaten Bogor Resmi Dimulai, Berikut Jadwal Lengkapnya
-
Berita.Headline.politik
Silaturahmi Politik ke Partai Nasdem: DPD Golkar Bogor Daftarkan Jaro Ade sebagai Calon Bupati
-
Headline
Refleksi Hari Lahir Pancasila: Antara Seremoni dan Kesadaran Sejati
-
Berita.Headline
Mulai Berlaku Hari ini, Peraturan Baru Mengenai Jam Operasional Truk Tambang di Bogor
-
Berita.Headline.politik
Rudy Susmanto dan Jaro Ade Unggal di Semua TPS Kelurahan Harapanjaya






















