Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128, Jalan 5,2 Km di Cigudeg Kini Mulus

DETAKBOGOR.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor resmi ditutup, Kamis (21/5). Program kolaborasi antara TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten Bogor itu berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur desa, termasuk jalan sepanjang 5,2 kilometer yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui warga.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang dinilai mampu mempercepat pembangunan di wilayah pelosok Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa, terutama dalam meningkatkan akses infrastruktur dan kesejahteraan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Korem 061/Suryakancana dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah tidak dapat menjangkau seluruh wilayah pelosok secara cepat tanpa kolaborasi yang baik,” ujar Rudy.

Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga merealisasikan pembangunan lima unit rumah tidak layak huni, lima unit MCK, lima saluran air bersih, rehabilitasi satu mushola, penanaman pohon keras di sepanjang jalur jalan, serta program ketahanan pangan seluas satu hektar.

BACA :  Progres Pasar Hewan Jonggol Dikebut, Segera Masuk Tahap Operasional

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi edukasi Posyandu, wawasan kebangsaan, bahaya judi online, hingga mitigasi bencana alam.

Rudy menegaskan, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“TMMD di Kecamatan Cigudeg ini tidak hanya membangun jalan, tempat ibadah, dan MCK, tetapi juga membangun sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan seperti perang terhadap narkoba dan judi online,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Rizal Dwijayanto menjelaskan, pembangunan jalan menjadi prioritas utama dalam program TMMD ke-128 karena kondisi sebelumnya rusak dan menghambat aktivitas warga.

“Jalan sepanjang 5,2 kilometer dengan lebar 3 meter kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Sebelumnya kondisi jalan rusak dan kontur jalannya naik turun sehingga menyulitkan aktivitas pendidikan maupun ekonomi warga,” jelas Rizal saat upacara penutupan TMMD.

Ia berharap hasil pembangunan melalui TMMD dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Cigudeg.***

BACA :  Festival Budaya Nusantara 2026 di Pakansari Siap Sedot Ribuan Pengunjung

 

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya