DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menggandeng pondok pesantren dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk memperkuat perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba, penyalahgunaan obat-obatan, dan berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan mereka.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Forum Pondok Pesantren dan DKM se-Bogor Raya yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor di Ruang Rapat Bupati Bogor, Jumat (12/6/2026).
Pertemuan itu membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat pencegahan berbagai persoalan sosial melalui sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi para ulama, kiai, dan pengurus pondok pesantren yang menginginkan adanya langkah konkret dan berkelanjutan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.
“Kami menyambut baik masukan dari para ulama, kiai, dan pengurus pondok pesantren. Ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan upaya pencegahan melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat,” ujar Ajat.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menyiapkan Surat Edaran Bupati sebagai pedoman pelaksanaan edukasi dan sosialisasi di sekolah, pondok pesantren, serta komunitas keagamaan.
Ajat menegaskan, upaya pencegahan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Salah satunya melalui program Go to School yang akan digelar pada 15 hingga 22 Juni 2026.
Dalam program tersebut, sebanyak 21 kepala perangkat daerah akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memimpin apel dan memberikan edukasi terkait bahaya narkoba, penyalahgunaan obat-obatan, penguatan karakter, etika pergaulan, serta pembinaan moral generasi muda.
Menurut Ajat, edukasi harus dilakukan secara masif dan berkesinambungan agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengoptimalkan program Go to School dan memperkuat kolaborasi bersama Forkopimda serta lembaga keagamaan agar pesan-pesan pencegahan dapat menjangkau lebih luas,” jelasnya.
Ia menambahkan, peran pondok pesantren, masjid, sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat sangat penting dalam membangun ketahanan sosial sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.
“Melalui kolaborasi seluruh elemen, kami berharap langkah-langkah pencegahan dapat semakin efektif sehingga generasi muda Kabupaten Bogor terlindungi dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka,” pungkas Ajat.
Dalam audiensi tersebut, para ulama, kiai, pimpinan pondok pesantren, dan pengurus DKM juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat serta pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai benteng moral generasi muda.***
Tags: generasi muda, Go to School, Pemkab Bogor, pencegahan narkoba, pesantren Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Satpol PP Tertibkan 103 Bangunan Liar di Ciseeng, Kembalikan Fungsi Irigasi dan Jalan
-
Berita.Berita Pilihan
Optimalkan Komunikasi, PWI Kabupaten Bogor dan Pj Bupati Bersatu untuk Kemajuan Daerah
-
Berita.Headline
Fatwa MUI Haram Buang Sampah Sembarangan, Rudy Susmanto Gaungkan Aksi Bersih di Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
Senam Tera Meriahkan Forkot II 2025, Jadi Ajang Seleksi Menuju Forprov Jawa Barat
-
Berita.Headline
Pakansari Siap Gelar Piala AFF 2026, Rudy Susmanto: Kesiapan Sudah 95 Persen
-
Berita.Headline
Gerakan Tanam Padi di Parung Panjang Dorong Ketahanan Pangan
Rekomendasi lainnya
-
Headline.politik
Pilkada Kabupaten Bogor 2024, Mengapa Rudy Susmanto Berbeda dari Calon Lain
-
Berita.Headline
Dorong Ekonomi Daerah, Bupati Bogor Gandeng KKP Majukan Sektor Perikanan
-
Berita.Headline.Hukum
Bupati Bogor Apresiasi Polres Bongkar Tambang Ilegal dan Mafia BBM Subsidi Rp12,5 Miliar
-
Berita.Headline
DPD PKS Kabupaten Bogor Komit Kawal Pembangunan, Kritik Tetap Jadi Bagian Pengawasan
-
Berita.Headline
Rayakan HUT ke-80 RI, MPP Kabupaten Bogor Gelar Layanan Publik 80 Jam Non-Stop
-
Berita.Headline
Dewas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Tinjau RS di Malang, Soroti Waktu Tunggu dan Optimalisasi Layanan






















