CIBINONG | Detak Bogor – Pemkab Bogor mencatat hampir 45 ribu transaksi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online sepanjang implementasi sistem digital keuangan daerah.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi secara nasional dan menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat reformasi tata kelola keuangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan capaian Pemkab Bogor tersebut merupakan bagian dari komitmen memperkuat digitalisasi transaksi keuangan daerah.
Sejak awal kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, transformasi sistem berbasis elektronik menjadi prioritas utama untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Menurut Ajat, Pemkab Bogor telah menerapkan sistem belanja daerah sepenuhnya digital dan tanpa berkas fisik.
Proses perencanaan, penganggaran, pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga penerbitan SP2D kini berjalan melalui sistem terintegrasi dan real-time.
Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti peluncuran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) atau Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) secara virtual, Rabu (3/3).
Program TP2DD dan ETPD merupakan inisiatif nasional yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Bank Indonesia.
PAD Hampir Sepenuhnya Digital
Di sektor pendapatan, hampir seluruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor tahun 2025 telah didukung sistem digital.
Pembayaran pajak dan retribusi kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari EDC, gerai ritel modern, mobile banking, hingga loket resmi.
Sekitar 60 persen wajib pajak telah melakukan pembayaran secara non-tunai. Untuk meningkatkan transparansi pajak restoran, pemerintah daerah memasang tapping box yang memantau transaksi secara langsung. Pada 2026, ditargetkan hampir 150 unit tapping box terpasang.
Sistem Real-Time Dukung Keputusan Cepat
Ajat menjelaskan, sistem digital terintegrasi memungkinkan seluruh transaksi dan posisi keuangan daerah dipantau secara real-time.
Data transaksi harian dapat langsung diakses dan dilaporkan kepada Bupati sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan.
Selain itu, tanda tangan elektronik telah diterapkan di seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa.
Pemeriksaan dokumen juga dilakukan melalui aplikasi pendukung Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), termasuk inovasi daerah Speed Yes yang telah meraih penghargaan.
“Dengan sistem yang digital, paperless, cepat, dan real-time, pengambilan keputusan menjadi lebih akurat dan efisien,” ujar Ajat.
Ke depan, Pemkab Bogor juga memperkuat penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) agar pengelolaan keuangan semakin modern, transparan, dan terintegrasi.
Sistem ini sekaligus menopang raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.***
Tags: digitalisasi keuangan daerah, PAD Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor, SP2D online, TP2DD
Baca Juga
-
Berita.politik
Ulama Se-Bogor Barat Istighosah dan Doa Bersama untuk Ciptakan Pemilu Damai
-
Berita.Headline
CFD Tegar Beriman Makin Steril, Warga Puji Suasana Nyaman dan Aman
-
Berita.politik
Fokus Menangkan Prabowo, Suara Rudy Susmanto di Dapil 1 Kabupaten Bogor Melembung
-
Berita.Headline
Soroti Penyempitan DAS, Ketua DPRD Sastra Winara Minta Bangunan Liar di Cileungsi Dibongkar
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Dukung Nusantara Open 2025, Ajang Lahirkan Generasi Emas Sepak Bola Indonesia
-
Berita.Headline
Siruaya Utamawan Dorong BPJS Kesehatan Lindungi Pekerja Digital dan Transportasi Online
Rekomendasi lainnya
-
Berita Pilihan.Headline.politik
Menelusuri Jejak Kinerja Ketua DPRD Rudy Susmanto: Inspirasi Baru Untuk Kabupaten Bogor Istimewa
-
Berita.Headline
Sinergi Optimalisasi Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline
PT Raden Real Lestari Bagikan 44 Bingkisan Lebaran kepada Jaringan Jurnalis Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
PSSI Kabupaten Bogor Gelar Ordinary Congress 2025, 15 Klub Terima Bantuan Legalitas
-
Berita Pilihan.Headline.wisata
Lebih Dingin dari Puncak Bogor, Pesona Alam di Taman Kopi Guntang: Tempat Wisata Baru di Pinggir Sungai
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Desak Pemkab Segera Terapkan Sanitary Landfill di TPA Galuga






















