DETAKBOGOR.COM – Potensi pesepakbola muda di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, mendapat ruang baru untuk berkembang. Liga Desa 2026 hadir dengan melibatkan pemain U-16 dari 10 desa dan dua kelurahan.
Liga Desa 2026 digagas pengusaha muda bidang properti dan konstruksi, Dedi Cakra Baedilah.
Ajang Liga Desa 2026 ini menjadi wadah untuk menemukan talenta sepakbola potensial dari pelosok desa.
Cakra mengatakan, banyak pemain usia remaja di Citeureup memiliki kemampuan yang layak dikembangkan.
Mereka dinilai berpeluang menjadi pemain masa depan Kabupaten Bogor hingga Timnas Indonesia.
“Banyak sekali talenta sepakbola usia remaja di Kecamatan Citeureup yang potensial,” ujar Cakra, Selasa (25/8/2026).
Liga Desa 2026 Jadi Panggung Talenta U-16
Cakra bersama tokoh dan pegiat sepakbola Citeureup menginisiasi Liga Desa 2026.
Kompetisi tersebut menggunakan format liga agar seluruh peserta mendapat kesempatan bertanding.
Menurut Cakra, format tersebut menjadi salah satu keunikan Liga Desa 2026. Setiap tim akan saling berhadapan dalam rangkaian kompetisi.
“Mungkin saja Liga Desa ini yang pertama di Kabupaten Bogor atau Jawa Barat dan digelar dengan format liga,” katanya.
Selain pertandingan, panitia menyiapkan program pembinaan bertajuk Workshop Zero to Hero: Dari Rumput Desa Go to Profesional.
Kegiatan ini menjadi bagian persiapan sebelum kompetisi resmi bergulir.
Workshop diikuti pemain, head coach, asisten head coach, dan manajer dari 12 tim peserta.
Kick off Liga Desa 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.
Hadirkan Eks Pemain dan Pelatih Timnas
Workshop Liga Desa 2026 menghadirkan sejumlah praktisi sepakbola berpengalaman. Ketua PSSI Kabupaten Bogor H. Iswahyudi turut hadir sebagai narasumber.
Mantan pemain nasional Aliyudin memberikan materi tentang motivasi menjadi pesepakbola profesional.
Materi lain disampaikan mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indriyanto Nugroho.
Indriyanto membahas filosofi latihan, taktik, dan strategi modern dalam sepakbola.
Sementara itu, FIFA Coach Educator Dzulfikri El Bashari membawakan materi kurikulum kepelatihan.
Materi tentang peraturan pertandingan disampaikan Eky Suratman. Ia merupakan Manager Perangkat Pertandingan PSSI Kabupaten Bogor.
Cakra yang juga CEO Citeureup Raya FC berharap Liga Desa 2026 menjadi pintu masuk bagi talenta muda menuju level lebih tinggi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Muspika Citeureup, para kepala desa dan lurah, Dispora Kabupaten Bogor, KONI Kabupaten Bogor, PSSI Kabupaten Bogor, PT Indocement Tbk, serta seluruh pihak pendukung.***
Tags: Dedi Cakra Baedilah, Liga Desa 2026, sepakbola Citeureup, sepakbola U-16, talenta muda Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Apresiasi Peresmian Dapur Bergizi Lanud ATS: Wujud Sinergi untuk Generasi Sehat dan Kuat
-
Berita.Headline
Sarapan, Silaturahmi, dan Doa: Bupati Bogor Rudy Susmanto Antar Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 2 Bogor
-
Berita.Headline.politik
Alasan Maruarar Sirait Meninggalkan PDIP Ikut Jejak Jokowi: Keputusan Sulit untuk Pindah Partai
-
Berita.Headline.Hukum
Pemkab Bogor Limpahkan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ke Penegak Hukum
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto: APBD Perubahan 2026 Harus Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Ajak TP-PKK Gandeng CSR Bangun Posyandu dan Tangani HIV/AIDS
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline.olahraga
Persiapan Matang, Atlet NPCI Kabupaten Bogor Siap Berprestasi di Peparnas 2024
-
Berita.Headline.olahraga
Atlet Hapkido Kota Bogor Borong 6 Emas di Kejurnas 2025, Khaerullah Jadi The Best Player
-
Berita.Headline
Bachril Bakri Tutup Masa Jabatan dengan Farewell Match Seru di Stadion Pakansari
-
Berita.Berita Pilihan.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Himbau Jadikan Ramadhan Untuk Bermuhasabah dan Saling Menghormati Hasil Pemilu 2024
-
Berita.Headline
Generasi Muda Bogor Apresiasi Rudy Susmanto Hadirkan Ruang Ekspresi Seni
-
Berita.Headline.olahraga
Rudy Susmanto Apresiasi Bogor Run 2025, Dorong Kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Bogor






















