DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor resmi meluncurkan program labelisasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial guna memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran penyaluran bansos.
Peluncuran tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (21/5).
Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan program labelisasi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan bantuan sosial diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Kepala BPS Kabupaten Bogor, Ketua Tim Pendamping SDM PKH Kabupaten Bogor, para Ketua Tim Pendamping PKH Kecamatan, serta Ketua APDESI Kabupaten Bogor.
Ajat menjelaskan, Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk lebih dari 6 juta jiwa memiliki tantangan besar dalam pengentasan kemiskinan.
Karena itu, Pemkab Bogor terus menjalankan berbagai program strategis, termasuk penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
“Labelisasi ini bukan sekadar penempelan stiker, tetapi bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Ajat.
Menurutnya, pemasangan stiker labelisasi pada rumah penerima manfaat diharapkan dapat mempermudah proses identifikasi sekaligus membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat.
Meski demikian, Ajat menegaskan program tersebut tidak dimaksudkan untuk memberi stigma negatif kepada keluarga penerima manfaat.
Ia menyebut, labelisasi KPM merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola bantuan sosial yang lebih baik, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemerintah ingin memastikan setiap bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” katanya.
Ajat juga menyampaikan arahan Bupati Bogor agar seluruh camat, kepala desa, dan lurah mengawal pelaksanaan labelisasi dengan pendekatan humanis, persuasif, edukatif, dan bermartabat.
Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat serta seluruh pilar sosial dinilai penting agar proses pendataan dan pemasangan stiker berjalan tertib, tepat sasaran, tanpa intimidasi maupun perlakuan yang merendahkan penerima manfaat.
“Bantuan sosial bukan tujuan akhir, tetapi jembatan menuju kemandirian. Hari ini menerima bantuan, insya Allah esok menjadi keluarga yang mandiri bahkan mampu membantu sesama,” tegasnya.
Melalui program labelisasi KPM bantuan sosial tersebut, Pemkab Bogor berharap penyaluran bansos semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang.***
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, bansos Kabupaten Bogor, bantuan sosial tepat sasaran, labelisasi KPM, Pemkab Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline.olahraga
Lumbung Juara! Empat Atlet SOD NPCI Bogor Tembus PPLP Disabilitas Jawa Barat
-
Berita.Headline
Dimulai Hari ini, Bupati Rudy Susmanto Tata Kawasan Puncak Lebih Bersih dan Tertib
-
Berita.bisnis.Headline
Diserbu Warga, CFD Tegar Beriman Bikin UMKM Bogor Panen Rezeki
-
Berita.Headline
Raih 10 Medali, Atlet KORMI Kabupaten Bogor Diganjar Bupati Bonus
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Bogor Rudy Susmanto Siap Lahir Batin Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting
-
Berita.Headline
Dukung Visi Nasional, Sastra Winara dan Rudy Susmanto Jalin Kolaborasi dengan Kemhan
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Jalan Bersih di Lingkungan Pemkab Bogor Banyak Lubang, Warga Mengeluh
-
Berita.Headline
Dimulai Hari ini, Bupati Rudy Susmanto Tata Kawasan Puncak Lebih Bersih dan Tertib
-
Headline
Stok LPG 3 Kg Subsidi Aman, Pemerintah Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
-
Headline.wisata
Menyingkap Misteri Gaib Pura Parahyangan Agung Jagatkarttya: Tempat Spiritual Prabu Siliwangi di Bogor
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Resmikan Jembatan Kali Jantung, ini Dampak bagi Warga Pabuaran
-
Berita.Headline
Ajat Rochmat Jatnika Siap Bawa Asdepamsi Menjawab Tantangan Air Bersih di Indonesia





















