DetakBogor.Com – Di balik setiap medali yang diraih atlet disabilitas Kabupaten Bogor, ada sosok yang bekerja dalam sunyi dan ketulusan. Doris Sundari, mentor di Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor, menjadi tangan yang menggenggam kepercayaan, hati yang menenangkan kegelisahan, dan kekuatan yang menumbuhkan keberanian sebelum prestasi lahir di arena.
Di SOD Kabupaten Bogor, Doris Sundari yang akrab disapa Bunda hadir bukan sekadar sebagai pelatih. Ia menjelma pendengar setia, penguat di saat rapuh, sekaligus tempat pulang bagi atlet disabilitas yang masih belajar berdamai dengan diri sendiri. Baginya, membina atlet disabilitas bukan hanya soal teknik dan program latihan, melainkan tentang rasa aman dan dihargai.
“Anak-anak ini harus merasa dipercaya dulu. Setelah itu, prestasi akan mengikuti,” ujar Doris Sundari pelan, di sela aktivitas pendampingan di SOD Kabupaten Bogor.
Kepekaan Doris tumbuh dari kebersamaan yang panjang. Ia hafal kebiasaan, keterbatasan, hingga perubahan emosi para atlet binaannya. Ketika ada yang terlihat murung, latihan bisa berhenti sejenak. Doris memilih duduk berdampingan, membuka ruang bicara, membiarkan hati yang lelah kembali tenang.
“Kadang yang berat bukan tubuhnya, tapi pikirannya,” ucapnya singkat.
Dari situlah Doris menyesuaikan metode latihan di Sentra Olahraga Disabilitas Kabupaten Bogor. Jadwal dibuat manusiawi, perlengkapan dipastikan nyaman, dan suasana latihan dijaga tetap ramah. Baginya, percaya diri adalah fondasi utama sebelum atlet melangkah lebih jauh.
Pendekatan yang berangkat dari empati itu perlahan membuahkan hasil. Atlet-atlet disabilitas Kabupaten Bogor menorehkan prestasi di berbagai ajang, mulai dari Piala Gubernur Jawa Barat, Peparpeda, hingga Peparpenas. Namun bagi Doris, kilau medali bukanlah tujuan akhir.
“Medali itu bonus. Yang paling penting mereka berani berdiri, berani tampil, dan bangga pada dirinya sendiri,” katanya.
Mendampingi atlet disabilitas bukan tanpa tantangan. Ada hari-hari panjang, emosi yang terkuras, dan rasa lelah yang tak selalu terlihat. Namun setiap kemajuan kecil menjadi kekuatan tersendiri.
“Ketika yang dulu takut tampil kini berani bertanding, rasanya semua lelah langsung terbayar,” ujarnya sambil tersenyum.
Doris juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui SOD Kabupaten Bogor yang memberi ruang dan perhatian bagi pembinaan atlet disabilitas. Dukungan itu membuat para mentor merasa tidak berjalan sendirian.
“Harapannya ke depan fasilitas semakin lengkap dan perhatian terhadap atlet disabilitas terus meningkat,” katanya.
Bagi Doris Sundari, Sentra Olahraga Disabilitas Kabupaten Bogor bukan sekadar tempat bekerja. Ia adalah rumah kedua—tempat belajar tentang ketulusan, ketangguhan, dan makna kuat yang sesungguhnya.
“Keterbatasan bukan alasan berhenti bermimpi,” tuturnya lirih.
Dan di balik setiap medali atlet disabilitas Bogor, selalu ada hati yang setia menjaga—tanpa sorak, tanpa panggung. Doris Sundari adalah sosok di baliknya.***
Editor: Zack
Tags: Atlet disabilitas Kabupaten Bogor, Doris Sundari, SOD Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
Headline.Berita Pilihan.Lifestyle
Mimpi Alun-Alun Hijau Kabupaten Bogor: Simbol Kearifan Lokal yang Dinanti di Era Rudy Susmanto
-
Berita.Headline
Bupati Bogor dan Menteri PKP Perkuat Kolaborasi Peningkatan Rumah Subsidi untuk Warga
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Apresiasi TNI-Polri dan Tokoh Agama, Pastikan Bogor Tetap Kondusif
-
Berita.Headline
Pj Bupati Bogor Paparkan Strategi Tanggulangi Inflasi dan Stunting
-
Headline.wisata
Libur Sekolah Bikin Tambah Seru, ini Tempat Wisata Edukatif dan Rekreasi Berkualitas di Bogor
-
Headline
Kemegahan Masjid Raya Pakansari: Simbol Komitmen Rudy Susmanto Bangun Peradaban Keagamaan di Kabupaten Bogor
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Langkah Bupati Bogor Tangani Banjir Rancabungur, Dorong Aksi Cepat dan Kolaborasi
-
Berita.Headline
DPD PKS Kabupaten Bogor Komit Kawal Pembangunan, Kritik Tetap Jadi Bagian Pengawasan
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Percepat Penurunan Stunting dengan Makanan Tambahan Bergizi
-
Berita.Headline
Revolusi Literasi! Program Selasa Membaca Ubah Budaya Kerja di Setda Bogor
-
Berita.Headline
Bupati Cup 2025 Resmi Dibuka, Rudy Susmanto Siapkan Atlet Muda Bogor Menuju POPDA
-
Berita.Headline
Rakor Nasional: Pemerintah Wanti-wanti Potensi Bencana, Bogor Perketat Kesiapsiagaan





















