Bupati Bogor Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Galuga Hingga Tuntas

CIBUNGBULANG – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan penanganan kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang terus dikebut hingga kondisi benar-benar aman.

Pemadaman dan pendinginan kebakaran TPA Galuga dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, terutama pada titik yang masih mengeluarkan asap.

Rudy mengatakan, pemadaman membutuhkan penanganan khusus karena api berada di dalam tumpukan sampah yang telah menggunung selama puluhan tahun.

Gundukan sampah yang masih mengeluarkan asap dibongkar untuk menemukan bara api sebelum disemprot dan didinginkan.

“Mesin terus berjalan. Hari ini kita bergotong royong bersama-sama masuk ke wilayah Kota Bogor, kita padamkan api. Beberapa gundukan yang mengeluarkan asap kita pecah, kita bongkar, setelah itu kita semprot dan dinginkan semuanya,” ujar Rudy, Kamis (10/9/2006).

Bara Api Masih Berpotensi Muncul

Menurut Rudy, kondisi tumpukan sampah di TPA Galuga membuat proses pemadaman tidak mudah. Ketinggian sampah yang mencapai lebih dari 10 meter membuat bara api dapat bertahan di bagian dalam meski api tidak terlihat di permukaan.

BACA :  Wamen LH Apresiasi Penanganan Cepat Kebakaran TPA Galuga

Saat tumpukan dibongkar, asap hitam masih muncul dari dalam. Kondisi itu menunjukkan masih terdapat bara yang perlu segera didinginkan.

“Pada saat dibongkar, tiba-tiba keluar asap mengepul warna hitam. Itu sebenarnya di dalamnya masih ada bara api yang menyala. Kalau tidak kita bongkar, ditunggu satu, dua, tiga hari tidak akan pernah mereda apinya,” jelasnya.

Rudy menargetkan proses pendinginan berlangsung hingga menjelang subuh. Setelah kondisi memungkinkan, aktivitas pelayanan persampahan akan kembali berjalan secara bertahap.

Ia menegaskan sampah dari Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor tidak boleh menumpuk di tengah permukiman masyarakat.

“Kita kebut sampai jelang subuh. Subuh truk sampah mulai masuk, kemudian kita atur durasinya beberapa jam berjalan. Sampah dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor tidak bisa kita biarkan ada di tengah kota, harus masuk ke TPA,” tegasnya.

Warga Terdampak Mendapat Perhatian

Selain pemadaman, Pemkab Bogor menyiapkan layanan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran TPA Galuga.

Empat posko kesehatan telah disiapkan sejak hari pertama untuk memberikan pelayanan kepada warga.

BACA :  BAPOPSI Kabupaten Bogor Siapkan Jurus Baru Cetak Bibit Atlet Pelaja

Dinas Sosial juga menyiapkan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Prinsip kami keselamatan masyarakat itu yang paling utama. Kami mohon maaf kalau belum maksimal, tetapi kami upayakan semua tertangani satu per satu,” kata Rudy.

Rudy menegaskan penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan secara parsial. Kondisi angin berpotensi membawa dampak ke wilayah Kabupaten maupun Kota Bogor.

Karena itu, sinergi Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, serta seluruh unsur terkait terus diperkuat agar kebakaran TPA Galuga benar-benar dapat dituntaskan.

“Kita tidak boleh terlena walaupun sudah tidak terlihat api. Potensi api masih bisa muncul. Penanganan kebakaran ini tidak bisa sendiri-sendiri, harus bersama-sama antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya