Jalan Malasari Dibuka, Rudy Susmanto Bidik Poros Baru Tiga Kabupaten

DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan Jalan Malasari di Kecamatan Nanggung sebagai bagian dari rencana membuka poros baru yang menghubungkan Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Lebak, Banten.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan Jalan Malasari sepanjang kurang lebih 20 kilometer menjadi langkah strategis untuk membuka akses wilayah barat Kabupaten Bogor.

Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi baru.

“Kita masuk ke Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Di sana ada satu desa yang apabila jalannya terbangun akan menjadi sebuah poros jalan baru yang menghubungkan Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Lebak, Banten,” ujar Rudy.

Jalan Malasari Dorong Ekonomi Wilayah Barat

Menurut Rudy, pembangunan Jalan Malasari tidak sekadar menghadirkan akses transportasi baru.

Jalan tersebut diproyeksikan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

“Kita membangun jalan baru sepanjang kurang lebih 20 kilometer untuk membuka sebuah akses. Membuka akses jalan bukan hanya membangun sebuah jalan. Ketika jalannya sudah dibangun, secara tidak langsung kita menghidupkan geliat ekonomi di wilayah sekitar,” katanya.

BACA :  80 Guru PJOK Kabupaten Bogor Digembleng Jadi Instruktur Senam

Terbukanya akses juga dinilai dapat mempercepat pemerataan pelayanan dasar.

Masyarakat di wilayah yang sebelumnya sulit menjangkau fasilitas pendidikan dan kesehatan diharapkan memperoleh akses yang lebih baik.

“Kalau sebelumnya infrastruktur pendidikan dan kesehatan tertinggal, dengan aksesibilitas yang terbuka lebih baik, perlahan-lahan wilayah tersebut akan terbangun,” jelas Rudy.

Akses Menuju Pelabuhan Ratu Dipersingkat

Pemkab Bogor tidak berhenti pada pembangunan Jalan Malasari. Pemerintah juga melanjutkan akses di kawasan Citalahab.

Rudy menyebut masih terdapat sekitar 4 hingga 6 kilometer jalan yang perlu dilanjutkan hingga masuk kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Setelah itu, Pemkab Bogor berharap konektivitas dapat diteruskan menuju Kabupaten Sukabumi.

Rencana tersebut membutuhkan kolaborasi antarpemerintah daerah agar jaringan jalan dapat tersambung dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

“Nanti kalau sudah terkoneksi dengan Sukabumi, kita pun ingin berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, supaya masyarakat wilayah barat kalau ingin ke Pelabuhan Ratu tidak perlu melambung jauh. Cukup melalui Kecamatan Nanggung sampai dengan Pelabuhan Ratu,” tutur Rudy.

BACA :  Rudy Susmanto: Hormati Proses Hukum KPK, Pembangunan Bogor Harus Tetap Jalan

Jalan Jadi Urat Nadi Pemerataan

Rudy menegaskan pembangunan jaringan jalan menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan Kabupaten Bogor.

Wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan membutuhkan konektivitas yang kuat antarkawasan.

“Urat nadi itu apa? Jaringan jalan. Konektivitas antarwilayah, sehingga ke depan pemerataan pembangunan dapat dirasakan dampaknya secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Jalan Malasari, Pemkab Bogor menargetkan terbentuknya konektivitas baru yang mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Akses tersebut juga diharapkan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat.

Jika konektivitas Bogor-Sukabumi-Lebak terealisasi, masyarakat di kawasan barat Kabupaten Bogor berpeluang memperoleh akses perjalanan yang lebih efisien sekaligus menikmati dampak ekonomi dari terbukanya jalur baru tersebut.***

 

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya