DETAKBOGOR.COM — Sebanyak 8.400 guru ngaji non-PNS di Kabupaten Bogor bakal mendapat kenaikan insentif. Pemerintah Kabupaten Bogor mengusulkan peningkatan insentif dari Rp700 ribu menjadi Rp1 juta per orang per tahun.
Rencana insentif guru ngaji Bogor tersebut menjadi salah satu prioritas Bupati Bogor Rudy Susmanto. Pemkab Bogor akan memasukkan kenaikan itu dalam APBD Perubahan 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pemerintah daerah memberi perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji.
“Kita akan berikan kenaikan nanti di APBD Perubahan 2026 dari yang semula Rp700 ribu per orang per tahunnya menjadi Rp1 juta per orang per tahunnya,” ujar Ajat.
Anggaran Guru Ngaji Capai Rp8,4 Miliar
Kenaikan insentif tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp8,4 miliar. Jumlah itu dihitung berdasarkan 8.400 penerima dengan besaran Rp1 juta per orang.
Penerima merupakan guru pendidikan keagamaan Islam non-PNS yang mengajar di sekolah nonformal. Data penerima berada dalam koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Bogor.
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Bogor Achmad Wildan mengatakan penyaluran insentif dilakukan melalui mekanisme hibah.
“Guru ngaji yang dikoordinasikan oleh Kemenag Kabupaten Bogor yang jumlahnya ada 8.400 orang dan teknis pembagiannya dalam bentuk hibah,” kata Wildan.
Guru Ngaji Pelosok Dapat Perhatian
Rencana kenaikan insentif guru ngaji mendapat apresiasi dari Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad. Ia menilai kebijakan tersebut dapat membantu guru ngaji yang mengabdi di wilayah pelosok.
“Ini sangat membantu para guru-guru ngaji di pelosok dalam memenuhi kebutuhannya,” kata Gus Somad, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, banyak guru ngaji menjalankan pengabdian dengan kondisi ekonomi sederhana. Karena itu, peningkatan insentif menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pengabdian mereka.
Apresiasi serupa disampaikan Ustad Heri Alkhusaeri. Ia menilai insentif tersebut menjadi bentuk penghargaan pemerintah kepada guru ngaji yang mengabdi di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, semoga Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy Susmanto selalu diberikan keberkahan,” ujarnya.
Rencana kenaikan insentif guru ngaji Bogor tersebut kini akan dibahas melalui APBD Perubahan Kabupaten Bogor 2026. Jika terealisasi, setiap guru penerima akan mendapatkan Rp1 juta per tahun.***
Tags: APBD Perubahan 2026, guru ngaji Bogor, insentif guru ngaji Bogor, Pemkab Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
Berita.Headline
Dinsos Gelar Seminar Peranan Keluarga untuk Anak Istimewa
-
Berita.Headline.olahraga
Invitasi Olahraga Tradisional Bogor Siap Meriahkan HJB 2026
-
Berita.Berita Pilihan.Headline
Sastra Winara Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029
-
Headline.wisata
Rekomendasi 7 Destinasi Wisata Bogor Murah yang Cocok untuk Cucurak dan Munggahan Menyambut Ramadhan
-
Berita.Headline
DPRD Kabupaten Bogor Hadirkan Bank Sampah, Wujud Nyata Komitmen Kelola Sampah Berkelanjutan
-
Berita.Headline.olahraga
NPCI Kabupaten Bogor Borong Tujuh Medali di Pusrehab Kemhan Shooting Para Sport 2026
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Dekranasda Bogor 2025-2030 Dilantik, Sekda Tegaskan UMKM Harus Naik Kelas
-
Berita.Headline
Dukung Petani Kecil, Rudy Susmanto Genjot Penataan Pasar Petani Garuda
-
Berita.Headline
NPCI Kabupaten Bogor Silaturahmi ke Warga Disabilitas
-
Berita.Headline.olahraga
Stadion Mini Cibinong Jadi Incaran Klub Liga 1 dan 2
-
Berita.Headline
Solusi Blokade Jalan Parungpanjang, Pj Bupati Bogor dan Transporter Angkutan Tambang Capai 8 Kesepakatan
-
Berita.Headline
Pertandingan Indonesia vs Vietnam, Rudy Susmanto Kerahkan Ribuan Personel Korve Stadion Pakansari





















