DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat pengawasan dan tata kelola pemerintahan melalui rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (12/5).
Rapat yang digelar di Aula Soekarno-Hatta, Kantor Inspektorat Kabupaten Bogor itu dipimpin langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika serta Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman.
Turut hadir Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi, Bahtiar Ujang Purnama bersama jajaran.
Dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor dan KPK membahas penguatan reformasi birokrasi, optimalisasi pelayanan publik, pengelolaan aset dan keuangan daerah, hingga penguatan sistem pengawasan guna mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, Pemkab Bogor terus berkomitmen melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan, memperkuat pengawasan internal, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami menyadari tantangan pembangunan Kabupaten Bogor sangat besar. Karena itu kami membutuhkan pendampingan, arahan, dan masukan agar seluruh kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.
Ia juga menekankan pentingnya budaya kerja yang mengedepankan integritas, transparansi, dan akuntabilitas di seluruh perangkat daerah.
Menurut Rudy, sinergi dan pengawasan menjadi faktor penting agar program pembangunan berjalan tepat sasaran, efektif, serta tetap sesuai koridor hukum yang berlaku.
Sementara itu, Direktur Korsup Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan sistem pengawasan internal.
Menurutnya, penguatan perencanaan, pengawasan internal, serta koordinasi antar perangkat daerah menjadi kunci mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan KPK terus diperkuat sehingga seluruh program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan terhindar dari potensi permasalahan hukum,” kata Bahtiar.
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerintahan yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel melalui kolaborasi antara Pemkab Bogor dan KPK.***
Tags: KPK, Pemkab Bogor, Reformasi birokrasi, Rudy Susmanto, tata kelola pemerintahan
Baca Juga
-
Berita.Headline
Hadiah Spesial Ultah ke-39 Rudy Susmanto: Ayam Pelung Merah Putih dari Pokwan DPRD Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Buka Pesta Rakyat di Babakan Madang, Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo
-
Headline
Dedi Mulyadi Tak Setuju Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur
-
Berita.Headline
Perang Terhadap Narkoba di Pemkab Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pertama Dites Urine
-
Berita.Headline
Ketua PWI Pusat Klarifikasi: Pencabutan Pembekuan PWI Jabar Tak Pengaruhi Plt di Kabupaten/Kota
-
Berita.Headline
Wakil Presiden RI Resmikan Tol Cimanggis-Cibitung, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline.olahraga
Optimisme Dedi Bachtiar: Panjat Tebing Kabupaten Bogor Menuju Kancah Olimpiade
-
Berita.Headline.olahraga
Kadispora Asnan AP Ajak Semua Induk Olahraga Optimalkan Keberadaan PPOPM
-
Berita.Headline
Pawai Ta’aruf Semarakkan Pembukaan MTQ ke-46 Kabupaten Bogor di Cisarua
-
Berita.Headline.olahraga
Chris John Temui Bupati Bogor, Rudy Susmanto: Siap Gairahkan Olahraga Tinju dan Wushu di Pakansari
-
Berita.Headline
Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar UAS, Bupati Bogor Rudy Susmanto Serukan Doa Bersama
-
Berita.Headline
HJB Ke 542 Pemkab Bogor Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon di Situ Pemda Cibinong






















