Sukamakmur| Detak Bogor – Maraknya pengembang perumahan dan penjualan tanah kapling di Sukamakmur menjadi perhatian serius Bupati Bogor Rudy Susmanto saat meninjau langsung lokasi bencana pergeseran tanah di Kecamatan Sukamakmur, Selasa (3/2/2026).
Dalam kunjungan itu, Rudy menemukan maraknya aktivitas penjualan tanah kapling tanpa perencanaan perumahan yang sesuai aturan, yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Peninjauan tersebut dilakukan di sejumlah titik rawan sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat. Penjualan tanah kapling di Sukamakmur disebut berkembang diduga tanpa kajian tata ruang dan lingkungan yang memadai, sehingga meningkatkan risiko kerusakan alam dan potensi bencana.
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan kehadiran negara untuk melindungi warga dari praktik pembangunan yang tidak bertanggung jawab.
Rudy menegaskan fenomena tanah kapling di Sukamakmur ini bukan persoalan sederhana, melainkan menyangkut masa depan wilayah dan keselamatan masyarakat.
Ia menyebut praktik serupa juga banyak ditemukan di kawasan Bogor Timur, serta beberapa titik di Bogor Selatan dan Barat.
“Hari ini kami melihat langsung kondisi di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah yang paling utama. Pemerintah Kabupaten Bogor tidak akan membiarkan aktivitas pembangunan yang berpotensi membahayakan warga dan merusak lingkungan,” tegas Rudy.
Menurutnya, Pemkab Bogor menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap perizinan pembangunan perumahan, terutama terkait kesesuaian tata ruang dan dampak lingkungan.
Pemerintah daerah juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menghentikan sementara proses perizinan pembangunan perumahan.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Bogor menghentikan sementara aktivitas di sejumlah lokasi yang dinilai berisiko.
Perangkat daerah terkait diminta segera melakukan inventarisasi titik-titik kapling bermasalah, khususnya di Sukamakmur, untuk evaluasi menyeluruh.
Rudy mengingatkan bahwa pembangunan perumahan memiliki tahapan yang wajib dipenuhi, mulai dari kesesuaian tata ruang, batas lahan terbangun, hingga penyediaan ruang terbuka hijau dan fasilitas pendukung.
Tanpa perencanaan matang, alih fungsi lahan menjadi kapling dinilai bisa memperparah kerusakan lingkungan.
“Persoalannya bukan sekadar kepemilikan tanah. Yang kami jaga adalah kepatuhan tata ruang dan keselamatan masyarakat. Dampaknya bisa sangat besar jika dibiarkan,” ujarnya.
Meski tegas terhadap pelanggaran, Rudy memastikan Pemkab Bogor tetap mendukung investasi yang taat aturan.
Ia menekankan pembangunan harus berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, keselamatan warga, dan kelestarian lingkungan.
“Investasi kami dukung, tapi tidak dengan mengorbankan keselamatan warga. Pembangunan harus bertanggung jawab,” pungkasnya.***
Tags: bencana Sukamakmur, Bupati Bogor, kapling ilegal Bogor, kapling liar Sukamakmur, penjualan tanah kapling, pergeseran tanah Sukamakmur, Rudy Susmanto, tata ruang Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Peringati Hari Jantung Sedunia, Pj Bupati Bogor Ajak Warga Lawan Penyakit Jantung dengan Olahraga Teratur
-
Berita.Headline.politik
Silaturahmi Politik ke Partai Nasdem: DPD Golkar Bogor Daftarkan Jaro Ade sebagai Calon Bupati
-
Berita.Headline.olahraga
Dispora Gaungkan Senam Bogor Bugar di Sekolah, Dorong Gaya Hidup Sehat Pelajar
-
Berita.Headline
PHRI Dorong Pariwisata Bogor Melesat, PAD Tembus Rp624 Miliar!
-
Berita.Headline.olahraga
41 Atlet dari 12 Cabang Olahraga PPOPM Kabupaten Bogor Resmi Diwisuda
-
Berita.Headline.Lifestyle
NewRa Agro Adventure Puncak Jadi Magnet Rider Nasional untuk Latihan Downhill
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Invitasi Ortrad Bapopsi Cup 2025: 2.000 Siswa Siap Berlaga
-
Headline
65 Tahun Pramuka dan Tantangan Membangun Generasi Berkarakter
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Sastra Winara Hadiri Pisah Sambut Dandim 0621, Tegaskan Sinergi TNI–Pemda
-
Berita.Headline
Layanan SIM Keliling Polres Bogor Hari ini: Simak Cara Hemat Waktu dan Tak Perlu Antri Panjang
-
Berita.Headline
Sinergi Pembangunan Jabar 2027: Rudy Susmanto Dorong Kolaborasi Infrastruktur dan Kesehatan
-
Berita.Headline
70 Atlet Disabilitas Siap Guncang Pakansari, Dukung Timnas Indonesia Tekuk Vietnam





















