Rudy Susmanto Perkuat Pembinaan Atlet Disabilitas, SOD Kabupaten Bogor Cetak Juara hingga Internasional

DETAKBOGOR.COM – Komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memajukan olahraga disabilitas terus dibuktikan melalui penguatan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor.

Fasilitas pembinaan atlet difabel yang menjadi pelopor pertama di Indonesia itu kini berhasil melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat internasional.

SOD menjadi pusat pembinaan terpadu bagi atlet penyandang disabilitas. Selain menjalani latihan secara terstruktur, para atlet tetap memperoleh pendidikan formal serta pendampingan untuk mengembangkan potensi menuju kompetisi regional, nasional, hingga internasional.

Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, mengatakan keberadaan SOD merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto dalam memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi.

Menurutnya, dukungan pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan dan anggaran, tetapi juga penyediaan fasilitas olahraga di kawasan Pakansari yang dapat digunakan secara gratis oleh para atlet.

Pemerintah juga berencana membangun Wisma Istimewa sebagai asrama sekaligus pusat pembinaan atlet disabilitas.

Saat ini, NPCI Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan atlet menghadapi Peparda VII Jawa Barat 2026 di Kota Bandung. Persiapan dilakukan melalui latihan intensif yang akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan selama sekitar tiga bulan.

BACA :  18 Atlet Anggar Bogor Tanding di Negeri Sembilan Open

“Kabupaten Bogor selalu menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di Peparda. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis dapat mewujudkan target Bupati Bogor untuk menjadi juara umum,” ujar Misbah.

Pelatih Kepala Tenis Meja SOD Kabupaten Bogor, Budi Wahyono, menyebut dukungan penuh Rudy Susmanto telah mendorong peningkatan prestasi atlet disabilitas. Pada Peparda Bekasi 2022, cabang tenis meja meraih enam medali emas, tujuh perak, dan delapan perunggu.

Prestasi tersebut berlanjut pada Peparnas 2024 dengan raihan dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu untuk kontingen Jawa Barat.

Sementara pada Peparpeda 2025, Kabupaten Bogor sukses menjadi juara umum setelah membukukan tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu. Di ajang Peparpenas 2025, atlet Kabupaten Bogor kembali menyumbangkan dua emas dan satu perak bagi Jawa Barat.

Tidak hanya di tingkat nasional, atlet Kabupaten Bogor juga mengukir prestasi internasional. Atlet tenis meja Hamida berhasil mempersembahkan dua medali emas untuk Indonesia pada Asian Para Games dari nomor tunggal putri kelas 8 dan mixed doubles kelas 17.

BACA :  Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Bogor Kota Beri Penghargaan Atlet Sepeda Berprestasi

Atlet tenis meja NPCI Kabupaten Bogor, Arkan Fikri, mengaku fasilitas dan pembinaan yang diberikan pemerintah sangat membantu peningkatan prestasinya. Pada 2025, ia berhasil meraih medali emas Peparpeda, medali perak Peparpenas, serta medali perak Kejuaraan Daerah.

Senada, atlet menembak Christina Handika Putri Suroto menilai perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap atlet disabilitas terus meningkat setiap tahun. Ia berharap dapat menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Bogor pada Peparda VII Jawa Barat 2026.

Keberhasilan SOD Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa komitmen Rudy Susmanto dalam membangun olahraga yang inklusif tidak hanya membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bogor dan Indonesia di pentas dunia.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya