DETAKBOGOR.COM – Kompetisi Liga Jabar Istimewa Kabupaten Bogor 2026 resmi digelar dengan diikuti 76 tim sekolah sepak bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Ajang ini menjadi pintu awal bagi para pemain muda untuk melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional menuju Piala Presiden.
Ketua Askab PSSI Bogor, Iswahyudi mengatakan, peserta yang ambil bagian terdiri dari dua kategori usia, yakni kelompok umur (KU) 10 tahun dan KU 12 tahun.
“KU 10 diikuti 31 tim, sedangkan KU 12 sebanyak 45 tim. Dari kompetisi ini akan dipilih lima tim terbaik untuk mewakili Kabupaten Bogor di tingkat Puncak Raya,” ujar Iswahyudi.
Liga Jabar Istimewa menjadi salah satu kompetisi pembinaan usia dini terbesar di Jawa Barat. Selain memperebutkan tiket ke tingkat regional, ajang ini juga menjadi wadah pencarian bakat pemain muda potensial.
Plt Sekum Asprov PSSI Jawa Barat, M. Jaelani Saputra menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 24 kabupaten/kota di Jawa Barat telah melaksanakan Liga Jabar Istimewa.
“Saat ini tinggal tiga daerah yang belum menggelar pertandingan, yakni Kota Bogor, Sukabumi, dan Karawang,” kata Jaelani.
Ia menjelaskan, lima tim terbaik dari kompetisi ini nantinya akan melaju ke tingkat regional sebelum bertanding di level provinsi dan nasional. Tim terbaik bahkan berpeluang mewakili Indonesia di ajang internasional.
Menurut Jaelani, lebih dari 113 ribu anak yang tergabung dalam SSB di Jawa Barat ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Menang kalah itu hal biasa. Yang terpenting tunjukkan kualitas permainan dan fair play,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan menilai turnamen ini menjadi sarana penting dalam menjaring calon atlet sepak bola masa depan asal Kabupaten Bogor.
“Saya berharap ke depan lahir pemain tim nasional dari Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP yang membuka secara resmi kompetisi tersebut meminta seluruh peserta menikmati pertandingan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Silakan adu kemampuan dan skill. Tunjukkan teknik yang sudah diajarkan pelatih,” kata Asnan.
Ia juga mengingatkan para wasit agar bertugas secara profesional dan menjunjung tinggi keadilan selama pertandingan berlangsung.***
Tags: Askab PSSI Bogor, Liga Jabar Istimewa 2026, Piala Presiden, sepak bola usia dini, SSB Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline.Hukum
Pemkab Bogor Tegas Perangi Narkoba, Rudy Susmanto: Aparatur Terlibat Silakan Diproses Hukum
-
Berita.Headline.olahraga
Minimnya Penerangan dan Kondisi Jalan Stadion Pakansari Jadi Sorotan Ketua DPRD Rudy Susmanto
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Terima Empat Raperda Penting dari Pj Bupati Bogor
-
Headline.wisata
Liburan Keluarga Tak Terlupakan, Bogor Menawarkan 11 Tempat Wisata Terbaru yang Wajib Dikunjungi!
-
Berita.Headline.olahraga
Gordun Cisarua-Puncak Sukses Gelar Gobar Adventure di Trek Puncak Sunan Ibu Ciwidey
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Dorong Diversifikasi Pangan Lokal untuk Kurangi Ketergantungan pada Beras
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
DPRD Kabupaten Bogor Sepakati KUA-PPAS 2026 Bersama Pemerintah Daerah
-
Berita.Headline.politik
Tiga Pasangan Bakal Calon Independen Pilkada 2024 Mendaftar di KPU Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
KORMI Kabupaten Bogor Klarifikasi Balap Lari Dash Run Pakansari Jadi Ajang Taruhan
-
Berita.Headline
Tebar 543 Ribu Benih Ikan, Pemkab Bogor Gaungkan Gemarikan dan Minum Susu di Hari Jadi ke-543
-
Berita.Headline.olahraga
Lintas Sentul Trail Run 2026 Angkat Sport Tourism Bogor, Pelari Mancanegara Turut Hadir
-
Berita.Headline
Ridwan Muhibi Apresiasi Langkah Cepat Pj Bupati Bogor Tangani Keluhan Program Jamkesda





















