IKM Kabupaten Bogor Didorong Masuk Rantai Pasok Industri Besar, Peluang Pasar Kian Terbuka

CIBINONG, Detakbogor.com  – IKM Kabupaten Bogor terus didorong untuk naik kelas dengan memperluas pasar melalui kemitraan bersama industri besar.

Upaya ini menjadi salah satu strategi yang digagas Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, guna memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Langkah tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Bogor, Mely KaMelya, dalam Podcast Sora Bogor yang disiarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Selasa (31/3).

Ia menjelaskan bahwa IKM Kabupaten Bogor memiliki peluang besar untuk berkembang jika mampu menjalin kemitraan dengan industri besar yang banyak beroperasi di wilayah tersebut.

Menurut Mely, keberadaan industri besar di Kabupaten Bogor harus dimanfaatkan sebagai peluang strategis bagi IKM Kabupaten Bogor agar produk mereka dapat masuk dalam rantai pasok industri.

Dengan begitu, pelaku usaha kecil dan menengah tidak hanya mengandalkan pasar lokal, tetapi juga dapat menjadi pemasok bahan baku, komponen, maupun produk pendukung bagi industri skala besar.

BACA :  Bupati Rudy Susmanto Siapkan Pasar Parung Jadi Pusat Ekonomi Modern Terintegrasi

“Ke depan kami ingin memperkuat kemitraan antara industri kecil menengah dengan industri besar di Kabupaten Bogor. Harapannya produk-produk IKM dapat menjadi pemasok sehingga pasar mereka semakin luas,” ujar Mely.

Ia menambahkan, jumlah industri besar di Kabupaten Bogor cukup banyak dan berpotensi membuka ruang kolaborasi yang luas.

Namun, untuk bisa masuk ke dalam rantai pasok tersebut, pelaku IKM perlu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan industri besar.

Untuk itu, Disdagin Kabupaten Bogor terus melakukan berbagai program pembinaan kepada pelaku usaha.

Program tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, bantuan peralatan produksi, hingga pendampingan agar pelaku usaha mampu memenuhi standar industri.

“Prosesnya tentu bertahap. Mulai dari pembinaan, penyediaan alat produksi, hingga peningkatan kualitas produk agar bisa diterima oleh industri besar,” jelasnya.

Selain memperkuat kemitraan industri, Disdagin juga mendorong pengembangan sentra-sentra industri kecil menengah unggulan yang telah lama tumbuh di Kabupaten Bogor.

Salah satu yang cukup dikenal adalah sentra industri logam di Kecamatan Citeureup.

Di kawasan tersebut, para pelaku industri memproduksi berbagai peralatan berbahan logam seperti loyang, oven, hingga perlengkapan industri makanan.

BACA :  Sentuhan Hangat PKK Bogor di Citeureup, Hadirkan Harapan bagi Lansia dan Anak Berkebutuhan Khusus

Produk-produk tersebut bahkan telah digunakan oleh berbagai pelaku usaha kuliner dan industri makanan di berbagai daerah.

“Sentra industri logam di Citeureup sudah lama berkembang dan memiliki potensi besar untuk terus tumbuh, terutama dalam mendukung sektor kuliner dan industri makanan,” ungkap Mely.

Di sisi lain, sektor perdagangan Kabupaten Bogor juga menunjukkan kinerja yang positif.

Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Bogor tercatat sebagai salah satu daerah dengan kontribusi ekspor terbesar di Jawa Barat.

“Jika melihat data semester pertama tahun 2025, Kabupaten Bogor termasuk tiga besar penyumbang ekspor di Jawa Barat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Disdagin juga terus membuka akses pasar bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kerja sama dengan ritel modern.

Produk UMKM yang telah memenuhi standar kualitas, kemasan, serta branding didorong untuk masuk ke jaringan toko modern.

“Kami menjembatani kemitraan antara UMKM dengan ritel modern. Produk yang masuk tentunya melalui proses kurasi agar memenuhi standar kualitas, kemasan, dan branding,” kata Mely.

BACA :  Ketua DPRD Sastra Winara Ucapkan Selamat Harlah ke-74 Kopassus, Apresiasi Dedikasi Prajurit

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pelaku usaha lokal dapat terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Harapannya produk-produk lokal Kabupaten Bogor tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional,” tutup Mely.***

Tags: , , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya