DETAKBOGOR.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, didampingi sejumlah pejabat dan jurnalis, secara simbolis melepas 3.000 benih ikan nila ke dalam keramba Setu Pemda pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat (2/5/2025).
Pelepasan benih ikan ini bukan sekadar seremoni. Bertepatan dengan Hardiknas 2025, kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara pendidikan, ketahanan pangan, dan kepedulian lingkungan.
Inisiatif ini datang dari Kelompok Kerja Wartawan (Pokwan) DPRD Kabupaten Bogor, yang ingin memberi kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pangan bergizi.
Sastra Winara menyebut, aksi pelepasan ikan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program makan bergizi gratis yang tengah digalakkan oleh Presiden Prabowo.
“Kita ingin memberikan sumbangsih nyata terhadap ketahanan pangan. Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum yang tepat, karena pangan bergizi adalah fondasi utama bagi kecerdasan generasi penerus,” ujar Sastra.
Tak hanya simbolik, kegiatan ini juga mengusung semangat kolaborasi lintas sektor. Hadir pula Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, serta perwakilan dari Dinas Perikanan.
Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa kepedulian terhadap ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama.
Ketua Pokwan DPRD Kabupaten Bogor, Saeful Ramadhan menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan enam keramba berukuran 5×5 meter, satu keramba berukuran 5×10 meter, dan dua keramba khusus untuk pembibitan.
“Kami ingin menjadikan Setu Pemda sebagai contoh kawasan edukatif yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Lebih dari sekadar kolam ikan, keramba-keramba ini diharapkan bisa menjadi ruang belajar bagi pelajar, warga, dan komunitas lokal.
Mereka dapat belajar tentang budidaya ikan, menjaga ekosistem air, serta pentingnya konsumsi protein dari sumber lokal yang sehat dan terjangkau.
Inisiatif ini juga menjadi angin segar bagi upaya revitalisasi Setu Pemda Cibinong yang selama ini kerap luput dari perhatian.
Dengan pendekatan yang menggabungkan edukasi, ekologi, dan ekonomi, kegiatan ini mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis pangan, gerakan kecil seperti ini menjadi penting.
“Ini menandai kesadaran baru bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada gedung-gedung tinggi, tapi juga pada air yang jernih, ikan yang tumbuh sehat, dan anak-anak yang makan bergizi,” jelas Saeful.
Setu Pemda hari itu tidak hanya menjadi saksi pelepasan 3.000 benih ikan, tetapi juga penyemaian harapan untuk masa depan yang lebih sehat, cerdas, dan berkelanjutan.
Sebuah langkah kecil yang berbicara banyak tentang kepedulian, tanggung jawab, dan komitmen membangun dari hulu ke hilir.***
Tags: benih ikan, Hardiknas, Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, makan bergizi, Sastra Winara
Baca Juga
-
Berita.Headline
PWI Kabupaten Bogor Rayakan HPN 2025 dan HUT ke-79, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab
-
Berita.Headline.olahraga
14 Atlet POSSI Kabupaten Bogor Lolos Porprov Jabar 2026, Sabet 7 Emas di BK
-
Berita.Headline.olahraga
1.243 Atlet Bersaing di Kejuaraan Panahan Piala Kementerian Kebudayaan 2025 di Sentul
-
Berita.Headline
Sastra Winara Meriahkan CFD Tegar Beriman Bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Gaet Pegiat Lingkungan, Bangun Hutan Kota Berkelanjutan
-
Berita.Headline
Eva Rudy Susmanto: DWP Bukan Hanya Seragam, Tapi Satu Akhlak dan Pemikiran
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Jambore Pramuka 2025 Kabupaten Bogor: Cetak Generasi Tangguh dan Berintegritas
-
Berita.Headline.olahraga
Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Lomba Dagongan Bapopsi Cup Cibinong
-
Berita.Headline
Pasca Kebakaran Pasar Ciampea Baru, Ketua DPRD Rudy Susmanto Serukan Solusi Cepat dari Pemkab Bogor
-
Berita.Headline
Bulog Cabang Dramaga Siapkan 8000 Ton Stok Beras Jelang Ramadhan
-
Berita Pilihan.Headline.wisata
Keajaiban Alam Curug Ciherang, Destinasi Wisata Tersembunyi di Jonggol
-
Berita.Headline
Bupati Rudy Susmanto Dorong Integrasi Lintas Daerah di Borderline Economic Summit 2026






















