Indocement Bukukan Laba Rp2 Triliun di 2024, Margin Meningkat Berkat Integrasi Pabrik Grobogan

DETAKBOGOR.COM – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2024 dengan membukukan laba sebesar Rp2,007 triliun, naik 3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan Indocement ini didorong oleh pertumbuhan volume penjualan domestik serta efisiensi operasional dari integrasi Pabrik Semen Grobogan.

Berdasarkan laporan keuangan, Indocement mencatat volume penjualan semen dan klinker sebesar 20,496 juta ton, meningkat 5,9% dibandingkan 2023.

Kenaikan ini terutama berasal dari tambahan kontribusi Pabrik Semen Grobogan. Meski penjualan ekspor turun 45,3% menjadi 317 ribu ton, pangsa pasar domestik Indocement tetap kuat di angka 29,7%, dengan kontribusi 37,8% dari wilayah Jawa dan 21,1% dari luar Jawa.

“Kinerja positif ini tidak lepas dari optimalisasi operasional Pabrik Grobogan yang memungkinkan distribusi lebih efisien di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sekaligus memperkuat penetrasi pasar di kedua wilayah tersebut,” tulis manajemen Indocement dalam laporan resmi, Selasa (26/3/2025).

Pendapatan bersih Indocement pada 2024 tercatat sebesar Rp18,55 triliun, naik 3,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring kenaikan volume penjualan, beban pokok pendapatan ikut meningkat 3,2% menjadi Rp12,49 triliun. Meski demikian, margin laba bruto perseroan tetap solid di angka 32,7%.

BACA JUGA:  Raih Kenaikan Suara Signifikan, PKB Siap Gantikan PPP dari Kursi Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor

Kenaikan volume dan ekspansi operasional di Grobogan menyebabkan beban usaha meningkat 2,7% menjadi Rp3,73 triliun.

Namun, penurunan beban operasi lainnya sebesar 6,4% menjadi Rp57,6 miliar membantu menjaga margin laba usaha di level 12,9%. Sementara itu, EBITDA Indocement tercatat sebesar 21,2% di 2024.

Kebijakan Efisiensi dan Pengurangan Emisi

Selama 2024, Indocement terus mengimplementasikan berbagai kebijakan efisiensi. Salah satu langkah strategis adalah meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif yang mencapai 21,4%, naik dari 18,3% di tahun sebelumnya.

Selain itu, emisi karbon (Scope 1) berhasil dikurangi dari 546 kg CO2 per ton setara semen menjadi 533 kg CO2 per ton setara semen.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi biaya tanpa mengurangi kualitas dan layanan. Langkah ini sejalan dengan target keberlanjutan perusahaan,” lanjut manajemen.

Dari sisi neraca keuangan, Indocement mempertahankan posisi kas yang kuat sebesar Rp4,5 triliun hingga akhir 2024.

Selain itu, perseroan juga menyelesaikan program pembelian kembali saham (buyback) tahap kedua pada 31 Desember 2024 dengan total saham treasuri mencapai 331,3 juta lembar atau setara 9% dari total saham beredar.

BACA JUGA:  Diskusi Publik JJB: ‘Peran Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor dalam Percepatan Pembangunan’, Evaluasi dan Solusi

Prospek 2025: Optimisme di Tengah Tantangan

Indocement memperkirakan permintaan semen domestik akan tetap lemah di awal 2025 akibat musim hujan dan bulan puasa.

Namun, perseroan tetap optimistis akan ada pertumbuhan permintaan sekitar 1%-2% didorong oleh kelanjutan proyek infrastruktur, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami melihat beberapa proyek strategis pemerintah seperti diskon PPN properti dan program tiga juta rumah per tahun akan menjadi katalis positif bagi industri semen,” ujar manajemen.

Indocement juga akan melanjutkan fokus pada efisiensi biaya dan peningkatan pemanfaatan bahan bakar alternatif di Pabrik Grobogan dan fasilitas sewa di Maros, Sulawesi Selatan.

Perusahaan memproyeksikan aktivitas konstruksi akan kembali meningkat mulai April 2025 seiring membaiknya kondisi cuaca.

Sebagai informasi, Indocement merupakan salah satu produsen semen terbesar di Indonesia dengan merek unggulan seperti Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, dan Mortar Tiga Roda.

Dengan total kapasitas produksi tahunan mencapai 33,5 juta ton semen, Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa di berbagai wilayah strategis di Indonesia.***

Tags: , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya