SUKAMAKMUR | Detak Bogor – Gerakan menanam Sukamakmur ditegaskan bukan sekadar program seremonial tahunan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menekankan bahwa gerakan menanam Sukamakmur harus lahir dari kesadaran kolektif dan dijalankan secara konsisten demi keberlanjutan lingkungan di wilayah utara Kabupaten Bogor.
Penegasan itu disampaikan Ajat saat mewakili Bupati Bogor dalam kegiatan gerakan menanam Sukamakmur di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Selasa (24/2).
Kegiatan tersebut melibatkan Perhutani, para kepala desa, pelaku usaha wisata, masyarakat, serta unsur Forkopimcam Sukamakmur.
“Menanam pohon tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tidak bisa sekadar perintah pimpinan. Menanam itu harus dengan hati. Harus ada kesadaran dan mimpi untuk mewariskan alam yang baik kepada anak cucu kita,” ujar Ajat.
Menurutnya, jika gerakan ini dilakukan dengan ketulusan dan komitmen bersama, maka penghijauan tidak berhenti pada simbolik penanaman, melainkan menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan yang berdampak jangka panjang bagi Kabupaten Bogor.
Ajat mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Perhutani, pengusaha wisata, pemerintah desa, hingga masyarakat.
Ia menyebut kolaborasi tersebut menjadi fondasi utama keberhasilan program penghijauan di kawasan yang dikenal memiliki kontur alam cukup ekstrem itu.
Pada tahap awal, penanaman difokuskan pada pohon pinus dan damar sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, dan pelaku usaha wisata.
Ke depan, berdasarkan arahan Bupati Bogor, kegiatan penanaman akan digelar rutin setiap hari Selasa.
Tak hanya itu, gerakan ini direncanakan diperluas dengan penanaman pohon pinus di sepanjang jalur Sukamakmur hingga Sukawangi, sampai perbatasan Kabupaten Cianjur.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata berbasis alam.
“Insyaallah dalam tiga sampai empat tahun ke depan, kita akan melihat perubahan yang signifikan. Kawasan ini akan kembali hijau dan indah,” ungkapnya optimistis.
Ajat menilai, wilayah dengan topografi berbukit seperti Sukamakmur sangat membutuhkan vegetasi pelindung untuk menjaga keseimbangan lingkungan serta mencegah potensi longsor dan kerusakan alam.
Karena itu, ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah.
“Mimpi kita adalah mengembalikan kawasan ini menjadi area pinus yang asri. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Atas nama Bupati Bogor, Ajat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi.
Meski Bupati tidak hadir secara langsung, komitmen terhadap kemajuan dan kelestarian lingkungan Kabupaten Bogor, kata dia, tetap menjadi prioritas bersama.
Penanaman yang dimulai pada 24 Februari ini diharapkan menjadi titik awal perubahan nyata.
Satu tahun mendatang, masyarakat ditargetkan sudah dapat melihat pertumbuhan pohon-pohon yang hari ini ditanam sebagai simbol komitmen menjaga bumi untuk generasi berikutnya.***
Tags: Gerakan menanam Sukamakmur, kolaborasi Perhutani dan masyarakat, penanaman pohon Sukamakmur, penghijauan Kabupaten Bogor, Sekda Ajat Rochmat Jatnika
Baca Juga
-
Berita.Headline.politik
Relawan ‘Terus’ Tancap Gas Menangkan Rudy Susmanto di Pilbup Bogor
-
Berita.Headline
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso Cucurak Bareng Sesepuh Wartawan
-
Berita.Headline
Hendry Ch Bangun Tegaskan Tak Ada Dualisme di PWI, Danang Donoroso Sah Plt Ketua PWI Jabar
-
Berita.Headline
Bupati Cup 2025 Resmi Dibuka, Rudy Susmanto Siapkan Atlet Muda Bogor Menuju POPDA
-
Berita.Headline.olahraga
Pemkab Bogor Siapkan Bonus untuk 158 Insan Olahraga Berprestasi di PON dan Peparnas 2024
-
Berita.Headline
Perayaan Isra Mi’raj di Kabupaten Bogor, Momentum Perkuat Keimanan dan Ukhuwah
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Banjir di Tenjo Tertangani, Warga Mulai Kembali ke Rumah
-
Berita.Headline
Ramadhan Berkah, JJB dan KNPI Bogor Bagikan 1.000 Takjil di Pakansari
-
Berita.Headline
Wabup Bogor Apresiasi Turnamen Futsal Pelajar se-Jabodetabek di SMK Plus PGRI 1 Bogor
-
Berita.Headline
Transformasi DKP Bogor: Sekda Ajat Dorong Revolusi Ketahanan Pangan di Era Digital
-
Berita.Headline
Bey Machmudin Ungkap Kendala Proyek Strategis Bandara Kertajati dan PLTSA Legok Nangka
-
Berita.Headline
Sastra Winara Apresiasi Kompetisi Bonsai Nasional Pertama di Kabupaten Bogor: Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif






















