Terkait Polemik di Safari Jurnalis Kemang, Ketua PWI Kabupaten Bogor Ajak Wartawan Jaga Marwah Profesi

DETAKBOGOR.COM – Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, mengajak seluruh insan pers menjaga marwah profesi wartawan dengan mengedepankan profesionalisme dan kode etik jurnalistik menyusul polemik yang muncul usai pelaksanaan program Safari Jurnalis di Desa Kemang.

Safari Jurnalis merupakan program PWI Kabupaten Bogor yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi wartawan serta perkembangan media di era disrupsi digital.

Kegiatan ini melibatkan kepala desa, LPM, pelaku pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi kepemudaan, hingga anggota PWI Kabupaten Bogor.

Dedy Firdaus mengatakan, program tersebut telah berjalan sejak kepengurusan PWI Kabupaten Bogor sebelumnya dan terus dilanjutkan sebagai upaya mempererat hubungan antara wartawan dengan masyarakat.

Sepanjang 2026, Safari Jurnalis telah digelar di Desa Gunung Putri, Kecamatan Cibinong, Kecamatan Sukajaya, Kecamatan Cisarua, dan Desa Kemang. Menurutnya, seluruh kegiatan mendapat sambutan positif dan antusias dari masyarakat.

Namun, pada pelaksanaan di Desa Kemang terjadi kesalahpahaman terkait penyampaian salah satu narasumber mengenai Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan media yang telah terverifikasi Dewan Pers.

BACA :  Paskibra SMK Daarul Fataa Borong 4 Gelar LKBB Jabodetabek, Lolos ke Kejuaraan Nasional

Menanggapi hal tersebut, Dedy menegaskan dirinya langsung menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan wartawan setelah acara selesai.

Ia menegaskan tidak ada maksud untuk menyinggung ataupun mendiskreditkan profesi wartawan.

“Saya sudah meminta maaf secara pribadi maupun atas nama organisasi. Tidak ada niat sedikit pun menyinggung teman-teman wartawan. Tujuan kegiatan ini semata-mata untuk berbagi pengetahuan dan memberikan edukasi,” ujar Dedy.

Ia juga menyayangkan pernyataan klarifikasi dan permintaan maaf yang telah disampaikan tidak ikut dimuat dalam sejumlah pemberitaan sehingga memunculkan stigma negatif di kalangan sesama wartawan.

Sebagai bentuk itikad baik, PWI Kabupaten Bogor juga telah menyampaikan permohonan maaf melalui video dari salah satu narasumber kurang dari 24 jam setelah kegiatan berlangsung.

Sehari kemudian, pengurus PWI Kabupaten Bogor menerima kedatangan sejumlah wartawan di kantor PWI untuk berdiskusi dan meluruskan persoalan tersebut.

Menurut Dedy, dalam pertemuan itu pihaknya kembali menyampaikan permohonan maaf sesuai permintaan rekan-rekan wartawan. Namun, klarifikasi tersebut kembali tidak dipublikasikan secara berimbang.

Dedy berharap polemik tersebut tidak terus berlanjut dan mengajak seluruh wartawan, khususnya yang bertugas di Kabupaten Bogor, menjunjung tinggi profesionalisme serta menyajikan pemberitaan yang berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik.

BACA :  Lantik 30 Pejabat, Rudy Susmanto Akan Tempatkan ASN Berprestasi Untuk Jabatan Strategis

“Profesi kita sama-sama wartawan, tidak ada perbedaan. Bukan hanya wartawan di luar PWI, di PWI Kabupaten Bogor pun masih ada anggota yang belum UKW. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama menjaga marwah dan nama baik profesi wartawan. Atas nama Pengurus PWI Kabupaten Bogor, saya kembali menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tutup Dedy Firdaus.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya