DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor memperketat validasi data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) melalui ground check terhadap peserta non aktif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam menjaga kualitas data penerima bantuan sekaligus mendukung keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Bogor.
Ground check ini menjadi strategi penting dalam mencocokkan data administratif dengan kondisi riil di lapangan. Dengan begitu, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat terus menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa akurasi data menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pemerintah, termasuk sektor kesehatan.
“Data yang akurat menentukan keberhasilan program. Karena itu, sinergi dengan BPS dan seluruh perangkat daerah harus diperkuat agar data yang digunakan benar-benar valid,” ujarnya.
Tantangan Data Sosial di Kabupaten Bogor
Ajat mengungkapkan, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan data sosial ekonomi masyarakat.
Dinamika tingkat kesejahteraan warga membuat proses penentuan penerima bantuan harus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan.
Menurutnya, validasi data tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasilnya maksimal.
“Ini kerja bersama. Kita ingin memastikan masyarakat yang berhak tetap mendapatkan akses layanan kesehatan melalui PBI JK,” tegasnya.
BPS Tekankan Pentingnya Verifikasi Lapangan
Kepala BPS Kabupaten Bogor, Bambang Pamungkas, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong pembaruan data berbasis kondisi aktual di lapangan.
Verifikasi langsung menjadi kunci agar data tidak sekadar angka, tetapi benar-benar mencerminkan realitas.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BPS dengan berbagai perangkat daerah, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, hingga pendamping sosial.
“Jika data tidak akurat, maka kebijakan bisa meleset. Ground check ini krusial untuk memastikan program UHC berjalan tepat sasaran,” ungkapnya.
Target Rampung Tanpa Ganggu UHC
Dalam rapat koordinasi tersebut, turut dibahas sejumlah kendala di lapangan, mulai dari percepatan proses, pemerataan capaian, hingga peningkatan kualitas verifikasi data peserta PBI JK non aktif.
Pemkab Bogor menargetkan proses ground check dapat diselesaikan sesuai jadwal, sehingga tidak menghambat keberlanjutan program UHC di daerah.
Melalui langkah ini, Pemkab Bogor dan BPS menegaskan komitmen memperkuat tata kelola data terpadu serta mempercepat perbaikan data sosial ekonomi masyarakat.
Upaya ini diharapkan mampu memastikan perlindungan kesehatan yang merata, sekaligus menjamin bahwa hanya masyarakat yang benar-benar berhak yang menerima manfaat program PBI JK.***
Tags: ground check, PBI JK, Pemkab Bogor, UHC Kabupaten Bogor, validasi data bantuan kesehatan
Baca Juga
-
Berita.Headline
Polres Bogor Siapkan 850 Personel Amankan Perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah
-
Berita.Headline
Lintas Sentul Trail Run 2025, Promosi Wisata dan Olahraga, ini Jadwalnya
-
Berita.Headline
Target Emas: Atlet Kabupaten Bogor Optimis di O2SN Jawa Barat
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto Apresiasi Peningkatan Layanan Publik Polres Bogor
-
Berita.Headline.wisata
Bupati Rudy Susmanto Gandeng PHRI Kabupaten Bogor Perkuat Tata Kelola Sektor Pariwisata
-
Berita.Headline.politik
Silaturahmi Politik ke Partai Nasdem: DPD Golkar Bogor Daftarkan Jaro Ade sebagai Calon Bupati
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Penetapan Awal Ramadan 1445 H: Hilal Tak Terlihat, Puasa Diperkirakan 12 Maret
-
Berita.Headline.olahraga
KONI Kabupaten Bogor Berikan Support dan Dukungan untuk Atlet Jelang PON Sumut-Aceh 2024
-
Berita.Headline.olahraga
170 Pegolf Ramaikan Turnamen Golf HJB Ke-544, Hadiah Mobil dan Moge!
-
Berita.Headline
Lantik 30 Pejabat, Rudy Susmanto Akan Tempatkan ASN Berprestasi Untuk Jabatan Strategis
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Siapkan Sistem Zonasi, Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat dan Efisien
-
Berita.Headline.politik
Ketua TKD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto: Target Suara 70 Persen untuk Pasangan Prabowo-Gibran




















