Rudy Susmanto Dorong Kolaborun Jadi Agenda Tahunan

CIBINONG | Detak Bogor – Rudy Susmanto Rudy Susmanto mendorong Kolaborun menjadi agenda tahunan usai sukses memeriahkan Car Free Day di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Ahad (15/2/2026).

Ajang lari inklusif tersebut mempertemukan masyarakat umum, penyandang disabilitas, dan penyintas kanker dalam satu ruang kebersamaan yang penuh semangat kolaborasi.

Rudy Susmanto menilai Kolaborun bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi simbol kuat persatuan lintas komunitas.

Event yang diinisiasi mahasiswa asal Bogor ini menghadirkan kategori 5 kilometer untuk peserta umum dan mahasiswa, serta 1 kilometer khusus kelompok inklusif yang diikuti penyandang disabilitas dan penyintas kanker.

Menurut Rudy, keterlibatan anak-anak disabilitas menjadi bukti bahwa Kolaborun terbuka bagi semua kalangan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor sepakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin yang memperkuat kolaborasi sosial sekaligus kampanye penghijauan.

BACA JUGA:  Perjalanan 63 Tahun Keberhasilan dan Dedikasi Bank BJB Dalam Melayani Masyarakat

“Pada momen libur ini, para mahasiswa pulang ke Bogor dan menghadirkan acara Kolaborun. Kegiatan ini sangat meriah karena seluruh elemen masyarakat bergabung dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat inklusivitas yang ditunjukkan peserta menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bogor.

Pemerintah daerah, lanjut Rudy, berkomitmen terus mendukung kegiatan yang memberi ruang partisipasi luas bagi masyarakat.

“Kami sepakat menjadikan Kolaborun sebagai agenda tahunan. Selain mempererat kolaborasi, kegiatan ini juga memperkuat komitmen untuk terus menghijaukan Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Kolaborun sekaligus menjadi penutup Car Free Day terakhir sebelum memasuki bulan Ramadhan. Pada kesempatan itu, Rudy juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Jalur Khusus Tambang Bogor Segera Dibangun, Pemkab Siapkan Anggaran Rp100 Miliar

Antusiasme peserta terlihat tinggi, bahkan diikuti pelari dari luar kota. Salah satu peserta asal Jakarta mengaku mengetahui acara tersebut dari media sosial dan sengaja datang bersama teman-temannya.

Ia menyebut rute yang teduh serta udara sejuk Bogor membuat pengalaman berlari terasa menyenangkan.

“Seru banget, pesertanya juga banyak. Semoga event seperti ini lebih sering diadakan,” katanya.

Peserta lain mengaku senang mendapatkan benih pohon gratis setelah lomba. Mereka menilai pembagian bibit tanaman menjadi pengalaman unik sekaligus ajakan nyata mendukung gerakan penghijauan.

Perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Kabupaten Bogor berharap kegiatan olahraga inklusif seperti Kolaborun terus berlanjut.

Menurutnya, ruang aktivitas bersama penting agar kelompok disabilitas tetap memiliki kesempatan berpartisipasi aktif di tengah masyarakat.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya