DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti tiga Instruksi Presiden (Inpres) terbaru yang berfokus pada ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Inpres ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, di Ruang Rapat Wakil Bupati, Cibinong, Selasa (15/4).
Seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi dalam implementasi arahan Presiden yang dituangkan melalui tiga Inpres utama tahun 2025.
Fokus Percepatan Rehabilitasi Irigasi
Inpres Nomor 2 Tahun 2025 menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Inpres ini memerintahkan percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan nasional.
“Pemkab Bogor siap menjalankan instruksi tersebut, termasuk penyediaan dukungan program, anggaran, lahan siap bangun, serta penguatan kelembagaan irigasi,” ujar Wakil Bupati Jaro Ade.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur pertanian yang menyentuh langsung produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Bogor.
Penguatan Peran Penyuluh Pertanian
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 menyoroti pentingnya optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam upaya mempercepat swasembada pangan berkelanjutan.
Dalam Inpres ini, pemerintah daerah diminta menyiapkan data ASN penyuluh, memfasilitasi pengalihan status ke Kementerian Pertanian, serta memperkuat balai penyuluhan.
“Pemkab Bogor juga akan menugaskan para penyuluh untuk memperkuat kelembagaan petani serta meningkatkan pendampingan dan kapasitas petani di lapangan,” kata Jaro Ade.
Penguatan Cadangan Beras Pemerintah
Lebih lanjut, dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2025, Presiden menekankan pentingnya pengadaan dan pengelolaan gabah atau beras dalam negeri yang terintegrasi, termasuk penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Langkah ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan pendapatan petani.
“Pemkab Bogor bersama OPD terkait akan menjalin koordinasi intensif dengan Forkopimda untuk memastikan rantai distribusi dan pengelolaan CBP berjalan optimal,” pungkas Jaro Ade.
Dengan langkah strategis ini, Pemkab Bogor menegaskan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam mendukung swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.***
Tags: berita Bogor, Cadangan Beras Pemerintah, Inpres 2025, irigasi pertanian, jaringan irigasi, Jaro Ade, Ketahanan Pangan, Pemkab Bogor, pengadaan gabah, penyuluh pertanian, pertanian Bogor, swasembada pangan
Baca Juga
-
Berita.Headline.olahraga
Pelatihan Young Athletes Dorong Inklusivitas Anak Usia Dini di Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
Tim Senam Kabupaten Bogor Lolos Porprov Jabar 2026, Borong 9 Medali di BK Porprov
-
Berita
Rudy Susmanto Dorong Pemkab Bogor Tindaklanjuti Rencana Pemprov Jabar Bangun SMA Baru
-
Berita.Headline
Sosialisasi Perbup BHPRD 2025: Pemkab Bogor Fokus Tingkatkan Potensi Pajak dan Aset Desa
-
Berita.Headline
Target Emas: Atlet Kabupaten Bogor Optimis di O2SN Jawa Barat
-
Headline
Hari Pers Nasional 2026: Masih Perlukah Media di Era Semua Orang Bisa Jadi “Pers”?
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline.politik
Jelang Pilkada Kabupaten Bogor 2024, Rudy Susmanto dan PKS Perkuat Hubungan Politik
-
Berita.Headline.olahraga
Gemilang! Tim Atletik Kabupaten Bogor Raih 14 Medali Emas di Kejurda Jabar 2024
-
Berita.Headline
Prediksi Awal Puasa Ramadan 2024: Hilal Tak Terlihat pada 10 Maret
-
Berita.Headline
Transformasi Kabupaten Bogor Menuju Smart City: Evaluasi dan Langkah Strategis
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Kolaborasi Lintas Wilayah Kunci Selesaikan Masalah Sampah
-
Berita.Headline.olahraga
Atlet PPOPM Kabupaten Bogor Berjaya di Ajang Internasional, Tagline ‘Dari Karadenan Menuju Pentas Dunia’ Jadi Kenyataan






















