CIBINONG, Detakbogor.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai memperkuat tata kelola digital dengan menggelar sosialisasi audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Selasa (5/5).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Rapat H.R Rasuna Said, Diskominfo Cibinong ini diikuti perwakilan perangkat daerah hingga RSUD.
Sejumlah narasumber dari Relawan TIK dan tenaga ahli turut dihadirkan untuk memberikan pemahaman mendalam.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menegaskan bahwa pengelolaan TIK kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Mulai dari pengelolaan jaringan, pusat data, hingga banyaknya aplikasi layanan publik yang digunakan oleh masing-masing perangkat daerah.
Ia menyoroti masih adanya sistem yang berjalan sendiri-sendiri tanpa integrasi optimal. Kondisi tersebut dinilai menghambat efektivitas pelayanan publik karena data yang seharusnya terhubung belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Masih ada ego sektoral, padahal banyak sistem dan data yang sebenarnya bisa diintegrasikan untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga dihadapkan pada berbagai risiko, seperti ancaman keamanan siber, potensi kegagalan sistem, hingga lemahnya integrasi data. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini justru dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, audit TIK menjadi langkah penting untuk memastikan sistem berjalan efektif, aman, dan selaras. Audit juga berperan dalam menjamin keandalan sistem informasi di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam sosialisasi tersebut, Diskominfo menekankan tiga tujuan utama audit TIK. Pertama, menyamakan persepsi perangkat daerah agar memenuhi standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), terutama dalam aspek efektivitas, efisiensi, dan keamanan.
Kedua, memperkuat pengendalian internal melalui deteksi dini terhadap celah keamanan, kelemahan sistem, serta potensi pemborosan anggaran. Dengan begitu, mitigasi risiko bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Ketiga, mendukung pembangunan zona integritas menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum audit lebih mendalam terhadap infrastruktur dan aplikasi strategis di perangkat daerah,” jelasnya.
Diskominfo juga meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk mendukung penuh proses audit dengan bersikap terbuka dan aktif berkolaborasi bersama tim auditor.
Sejumlah dinas teknis dan rumah sakit daerah telah ditetapkan sebagai objek audit tahun ini. Persiapan pun diminta segera dilakukan agar proses berjalan lancar.
Melalui langkah ini, Pemkab Bogor berharap tata kelola TIK semakin terintegrasi, aman, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.***
Tags: audit TIK, Diskominfo Bogor, keamanan data pemerintah, layanan publik digital, SPBE
Baca Juga
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Perintahkan Bina Kades Gunung Menyan Usai Konten Viral di Media Sosial
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Command Center, Dorong Layanan Publik Responsif Berbasis Digital
-
Berita.Headline.olahraga
SDN Bojonggede 03 Raih Juara Storm PBC 3×3
-
Berita.Headline.olahraga
BWF Rankings 2026: Atlet NPCI Kabupaten Bogor Muhammad Al Imran Tembus Peringkat 2 Dunia
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Polres Bogor Bongkar Penipuan Minyak Goreng MinyaKita
-
Berita.Headline
Antisipasi Dampak Konflik Global, Pemkab Bogor Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Rudy Susmanto Dorong Pemkab Bogor Jaga Stok Beras dan Atasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Fitri
-
Berita.Headline
Percepatan Penataan Wilayah Bogor Digeber, Bupati Fokus Benahi Titik Strategis
-
Berita.Headline.olahraga
NPCI Kabupaten Bogor Optimis Atlet Binaan Lolos Talent Scouting ‘Mendobrak Batas’ Tingkat Jawa Barat
-
Headline.Lifestyle
5 Kuliner Legendaris Bogor yang Tetap Ramai Pembeli
-
Berita.Headline
Plt Ketua PWI Jabar Realisasikan Program 100 Rumah Subsidi untuk Wartawan di Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
Khenzi United Gelar Uji Coba Kontra PPOPM di Stadion Mini Persikabo





















