Diskominfo Sosialisasi Audit TIK, Benahi Sistem Digital dan Keamanan Data

CIBINONG, Detakbogor.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai memperkuat tata kelola digital dengan menggelar sosialisasi audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Selasa (5/5).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Rapat H.R Rasuna Said, Diskominfo Cibinong ini diikuti perwakilan perangkat daerah hingga RSUD.

Sejumlah narasumber dari Relawan TIK dan tenaga ahli turut dihadirkan untuk memberikan pemahaman mendalam.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menegaskan bahwa pengelolaan TIK kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Mulai dari pengelolaan jaringan, pusat data, hingga banyaknya aplikasi layanan publik yang digunakan oleh masing-masing perangkat daerah.

Ia menyoroti masih adanya sistem yang berjalan sendiri-sendiri tanpa integrasi optimal. Kondisi tersebut dinilai menghambat efektivitas pelayanan publik karena data yang seharusnya terhubung belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Masih ada ego sektoral, padahal banyak sistem dan data yang sebenarnya bisa diintegrasikan untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga dihadapkan pada berbagai risiko, seperti ancaman keamanan siber, potensi kegagalan sistem, hingga lemahnya integrasi data. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini justru dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

BACA :  Citeureup Raya FC Bidik Juara BJL U13 2026

Karena itu, audit TIK menjadi langkah penting untuk memastikan sistem berjalan efektif, aman, dan selaras. Audit juga berperan dalam menjamin keandalan sistem informasi di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam sosialisasi tersebut, Diskominfo menekankan tiga tujuan utama audit TIK. Pertama, menyamakan persepsi perangkat daerah agar memenuhi standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), terutama dalam aspek efektivitas, efisiensi, dan keamanan.

Kedua, memperkuat pengendalian internal melalui deteksi dini terhadap celah keamanan, kelemahan sistem, serta potensi pemborosan anggaran. Dengan begitu, mitigasi risiko bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Ketiga, mendukung pembangunan zona integritas menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum audit lebih mendalam terhadap infrastruktur dan aplikasi strategis di perangkat daerah,” jelasnya.

Diskominfo juga meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk mendukung penuh proses audit dengan bersikap terbuka dan aktif berkolaborasi bersama tim auditor.

Sejumlah dinas teknis dan rumah sakit daerah telah ditetapkan sebagai objek audit tahun ini. Persiapan pun diminta segera dilakukan agar proses berjalan lancar.

BACA :  Ketua DPRD Sastra Winara Ucapkan Selamat Harlah ke-74 Kopassus, Apresiasi Dedikasi Prajurit

Melalui langkah ini, Pemkab Bogor berharap tata kelola TIK semakin terintegrasi, aman, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.***

 

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya