Rudy Susmanto Tancap Gas Tangani TBC, Puskesmas Jadi Garda Terdepan

SUKARAJA | Detak Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto tancap gas mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bogor dengan memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

Langkah ini ditegaskan Rudy Susmanto saat kunjungan kerja bersama pemerintah pusat di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kamis (26/2).

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menerima kunjungan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari upaya percepatan pengendalian TBC di daerah berpenduduk besar seperti Bogor.

Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus.

Rudy Susmanto menegaskan, puskesmas memegang peran krusial dalam strategi penanganan TBC, mulai dari deteksi dini, pendampingan pasien, hingga memastikan kepatuhan minum obat selama masa terapi.

BACA JUGA:  Kang AW Serukan Balawa Menangkan Rudy Susmanto-Jaro Ade, ini Pesan Pentingnya

“Puskesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini, pendampingan pasien, sampai memastikan pengobatan berjalan tuntas. Ini kunci memutus rantai penularan,” tegasnya.

Usai peninjauan di Puskesmas Cimandala, Pemkab Bogor menggelar konsolidasi bersama para kepala puskesmas, perawat, camat, dan kader kesehatan di Ruang Serba Guna I Sekretariat Daerah.

Konsolidasi ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan TBC berjalan lebih terintegrasi hingga tingkat desa.

Menurut Rudy, percepatan penanganan TBC merupakan bagian dari visi-misinya bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, yang selaras dengan kebijakan nasional dalam penguatan layanan kesehatan dasar dan pengendalian penyakit menular.

Sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan serius dalam pengendalian TBC. Tingginya mobilitas dan kepadatan penduduk menuntut strategi kolaboratif dan konsisten.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Tancap Gas Bereskan 4 Simpang Macet Bogor di 2026

“Penanganan TBC tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Bogor berharap sinergi lintas kementerian dan optimalisasi layanan puskesmas dapat menekan angka kasus TBC secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya