DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat strategi pengentasan kemiskinan Kabupaten Bogor berbasis data. Kebijakan ini diarahkan hingga tingkat keluarga untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran.
Langkah tersebut dilakukan atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Pemkab Bogor menggunakan pendekatan spasial untuk memetakan persoalan kemiskinan berdasarkan lokasi dan kondisi setiap keluarga.
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, kemiskinan tidak bisa ditangani secara parsial. Satu keluarga miskin bisa menghadapi berbagai persoalan yang saling berkaitan.
“Dalam benak saya, kita perlu bermain secara spasial. Artinya, kita berbicara mengenai lokus atau lokasi secara jelas,” kata Ajat saat Rapat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (11/8).
Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data
Ajat menjelaskan, data kemiskinan harus diintegrasikan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Pemetaan mencakup rumah tidak layak huni, sanitasi, kesehatan, stunting, TBC, hingga pengangguran.
Pendekatan tersebut memungkinkan pemerintah menyusun intervensi berdasarkan prinsip by name by address. Dengan begitu, program dapat menyasar keluarga dan lokasi yang benar-benar membutuhkan.
“Setiap rupiah yang kita keluarkan harus memiliki korelasi yang jelas terhadap penyelesaian permasalahan kemiskinan,” ujarnya.
Menurut Ajat, satu keluarga dapat mengalami sejumlah persoalan sekaligus. Karena itu, pemerintah perlu merancang intervensi lintas sektor agar penanganannya tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ketika sebuah keluarga mengalami kemiskinan, pengangguran, rumah tidak layak huni, sanitasi buruk, TBC, atau stunting, seluruh persoalan tersebut perlu dipetakan. Pemerintah kemudian menentukan intervensi sesuai kebutuhan.
“Harapannya, ketika satu keluarga kita intervensi, bukan hanya kemiskinannya yang selesai, tetapi persoalan TBC, stunting, pengangguran, kondisi rumah, sanitasi, dan persoalan lainnya juga dapat ditangani secara bertahap dan terukur,” jelasnya.
Data Harus Berujung Program Konkret
Pemkab Bogor melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi dalam pengentasan kemiskinan. Kolaborasi mencakup sektor statistik, kependudukan, sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, pertanian, hingga penataan kawasan.
Pemkab Bogor menargetkan hasil pemetaan tidak berhenti sebagai data. Informasi tersebut harus diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang konkret.
Setiap program perlu memiliki kejelasan mengenai lokasi, penerima manfaat, bentuk intervensi, serta kebutuhan anggaran.
“Harapannya, hasil akhirnya bukan hanya berupa data, tetapi menjadi sebuah produk yang konkret. Program atau kegiatan apa yang diperlukan, lokasinya di mana, siapa penerima manfaatnya, kemudian berapa kebutuhan anggarannya,” kata Ajat.
Pendekatan berbasis data tersebut diharapkan membuat pengentasan kemiskinan Kabupaten Bogor lebih terarah dan terukur. Integrasi data juga menjadi dasar dalam menentukan prioritas program serta kebutuhan anggaran pemerintah daerah.***
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, kemiskinan berbasis data, Pemkab Bogor, pengentasan kemiskinan Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
Berita.Berita Pilihan.Headline
Sastra Winara Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor 2024-2029
-
Berita.Headline.olahraga
Tim Badminton SOIna Kabupaten Bogor Raih 5 Medali di SOAP Badminton Competition 2025
-
Berita.Headline
Shalat Idul Fitri Stadion Pakansari Perdana Digelar, Rudy Susmanto Ajak Warga Bogor Hadir
-
Berita.Headline
Kemeriahan HUT ke-79 RI Meriah di Stadion Pakansari: Hadiah Umroh dan Mobil Menjadi Sorotan
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Ajak Generasi Muda Cintai Karya Kedaerahan Melalui Tembang Sunda
-
Berita.Headline
Tak Mau Warga Kesulitan Berobat, Bupati Bogor Blusukan ke Klinik Parung
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Menag RI Resmikan Masjid Agung Al-Ikhlas Podomoro, Titip Pesan Soal Kemakmuran dan Manajemen
-
Berita.Headline.olahraga
Lumbung Juara! Empat Atlet SOD NPCI Bogor Tembus PPLP Disabilitas Jawa Barat
-
Berita.Headline
SKPD Baru di VIVO Mall Sukaraja, Bupati Bogor Resmikan Inovasi Pelayanan Publik
-
Berita.Headline
Menhub Minta Polisi Razia Travel Gelap
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Hidupkan Gotong Royong, Korvei Massal Bersihkan Jalur Jakarta–Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
Invitasi Olahraga Tradisional Bogor Siap Meriahkan HJB 2026






















