DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mendorong kerja sama strategis untuk peningkatan infrastruktur jalan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Direktorat Perencanaan Konservasi, Kementerian Kehutanan, Kota Bogor, Kamis (4/9/2025), dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Ajat menegaskan pentingnya pembangunan berbasis konservasi yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kawasan Halimun Salak sejak awal 2000-an sudah dirancang sebagai pusat pertumbuhan pariwisata baru yang dapat mengurangi beban wisata di kawasan Pangrango.
“Sejak lama Pemkab Bogor berusaha mengalihkan sebagian potensi wisata ke Halimun Salak dengan pendekatan yang lebih lestari. Konsep Geopark Halimun Salak bukan sekadar menjaga alam, tapi juga memberdayakan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Akses Jalan Jadi Kunci Pengembangan Wisata Berkelanjutan
Dalam paparannya, Ajat menekankan bahwa pembangunan jalan, seperti ruas Malasari menuju perbatasan wilayah, harus membuka akses pariwisata tanpa merusak ekosistem. Infrastruktur tersebut dirancang bertahap dengan prinsip kehati-hatian serta payung hukum yang jelas.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terutama dalam upaya konservasi satwa, salah satunya program pelepasliaran elang jawa. Program ini dinilai mampu memberi manfaat ganda: mendukung ekowisata dan menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.
“Pembangunan kawasan ini bukan hanya soal jalan, melainkan bagaimana menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan sekaligus memperkuat konservasi alam bagi generasi mendatang,” tambah Ajat.
Direktorat Konservasi Apresiasi Inisiatif Pemkab Bogor
Sementara itu, Direktur Perencanaan Konservasi, Ahmad Munawir, mengungkapkan rencana kerja sama pembangunan sembilan ruas jalan yang melintasi kawasan TNGHS. Menurutnya, ini merupakan usulan pertama yang diajukan secara resmi sekaligus dalam jumlah besar.
Sebagian besar ruas jalan tersebut sebenarnya sudah eksis sebelum perluasan kawasan taman nasional pada 2003–2004, ketika luas Halimun meningkat dari 40 ribu hektare menjadi 116 ribu hektare, sebelum akhirnya ditetapkan sekitar 87 ribu hektare.
“Karena banyak jalan publik berada dalam kawasan konservasi, keberadaannya perlu dipayungi hukum. Sesuai regulasi, infrastruktur milik pemerintah yang digunakan untuk kepentingan masyarakat bisa difasilitasi lewat skema kerja sama tanpa kompensasi,” jelas Ahmad.
Pihaknya menyambut baik inisiatif Pemkab Bogor, seraya menegaskan bahwa proses teknis masih membutuhkan data tambahan terkait sejarah pembangunan jalan dan status aset.
Sinergi Pembangunan dan Konservasi Jangka Panjang
Kerja sama ini nantinya akan berlangsung jangka panjang hingga 10 tahun dan dapat diperpanjang. Ahmad menegaskan, skema tersebut akan menjadi fondasi penting untuk menyeimbangkan kebutuhan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian lingkungan di kawasan Halimun Salak.
Dengan adanya sinergi ini, Pemkab Bogor berharap pembangunan jalan tidak hanya mempermudah akses wisata, tetapi juga memperkuat konservasi, memberdayakan masyarakat lokal, serta menjaga ekosistem alami yang ada.***
Tags: Geopark Halimun Salak, kerja sama pembangunan Bogor, konservasi Taman Nasional, Pembangunan jalan Halimun Salak, Pemkab Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Invitasi Ortrad Bapopsi Cup 2025: 2.000 Siswa Siap Berlaga
-
Berita.Headline
SPMB 2025 di Bogor Wajib Bebas KKN, Sekda Ajat: Pendidikan Harus Berintegritas!
-
Headline
Rudy Susmanto dan Kereta Kepemimpinannya, Danang Donoroso: Lokomotif dan Gerbong Harus Seirama
-
Berita.Headline.olahraga
SOIna Cup 2024: Ajang Olahraga Spesial Perdana di Bawah Kepemimpinan Ahmad Azwary
-
Berita.Headline
Pokwan DPRD Kabupaten Bogor Gelar Raker Perdana: Momen Konsolidasi dan Penguatan Kapasitas Jurnalistik
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Kolaborasi Lintas Wilayah Kunci Selesaikan Masalah Sampah
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
SMAN 2 Cibinong Raih Juara Utama II Lomba PBB Lakarja 2024
-
Berita.Headline
Semarak Hardiknas di Kabupaten Bogor Sejalan dengan Semangat Merdeka Belajar
-
Berita.Headline
Perkuat Koordinasi Keamanan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Silaturahmi ke Mako Paspampres
-
Berita.Headline.olahraga
Khenzi United SS: Mengukir Prestasi dan Kepedulian Sosial di Dunia Sepakbola Bogor Raya
-
Berita.Headline
Hari Veteran Nasional, Bupati Bogor Pimpin Konvoi dan Resmikan Tugu Juang Jonggol
-
Berita.Headline
Libur Lebaran 2024 Telah Berakhir, Ketua DPRD Rudy Susmanto Minta Sektor Layanan Publik Beroperasi Normal






















