DETAKBOGOR.COM – Dalam upaya mengatasi banjir tahunan di wilayah timur Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bogor tengah melakukan inventarisasi aset lahan di sepanjang aliran Sungai Cileungsi dan Cikeas.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi normalisasi sungai yang difokuskan pada percepatan proyek dan efisiensi anggaran pembebasan lahan.
Muji Lestari, perwakilan dari Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, mengungkapkan bahwa proses inventarisasi lahan milik pemerintah daerah di sempadan sungai telah dimulai, sesuai instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Bupati meminta kami memetakan seluruh aset Pemkab yang berada di sepanjang sempadan Sungai Cileungsi dan Cikeas. Hal ini penting untuk mempercepat proyek normalisasi sekaligus menekan biaya pembebasan lahan,” ujar Muji di Cibinong, Minggu (4/5).
Diketahui, total anggaran pembebasan lahan untuk proyek normalisasi di wilayah Kabupaten Bogor saja diperkirakan mencapai Rp370 miliar.
Bila digabungkan dengan wilayah Kota Bekasi, total biaya dapat membengkak hingga Rp800 miliar. Oleh karena itu, optimalisasi aset daerah menjadi solusi strategis untuk mengurangi beban anggaran tersebut.
Proyek normalisasi di Kabupaten Bogor akan difokuskan pada dua desa di Kecamatan Gunungputri, yaitu Bojongkulur dan Ciangsana. Proses inventarisasi ditargetkan rampung pada Desember 2025, mengikuti timeline dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa penanganan banjir di kawasan ini telah masuk dalam agenda Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proyek ini mencakup normalisasi, pelebaran sungai, serta pembangunan polder air.
“Pemerintah pusat sudah menyusun rencana lengkap, termasuk studi Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) untuk mendukung pembebasan lahan,” jelas Ajat.
Namun, Ajat tak menampik bahwa pembebasan lahan menjadi tantangan terbesar dalam implementasi proyek. Meski demikian, Pemkab Bogor telah mengeluarkan surat tanggap darurat pada Maret lalu sebagai bentuk komitmen untuk mempercepat penanganan banjir.
Selain normalisasi sungai, pembangunan kolam retensi juga menjadi fokus utama, terutama untuk mengendalikan aliran air dari hulu ke hilir. Penerapan konsep zero run-off atau nol limpasan menjadi bagian dari kebijakan pengendalian banjir di daerah perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.
“Kita wajibkan setiap pengembangan wilayah untuk menyediakan kolam retensi. Ini sudah masuk dalam perencanaan teknis dan akan diperketat penerapannya di lapangan,” tegas Ajat.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini membayangi kawasan padat penduduk di timur Bogor dan sekitarnya, sekaligus memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam manajemen sumber daya air.***
Tags: aset lahan Pemkab Bogor, kolam retensi Bogor, normalisasi Sungai Cikeas, normalisasi Sungai Cileungsi, pembebasan lahan sungai, penanganan banjir Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Warga Cibinong Bogor Sambut Tahun Baru Islam 1446 H dengan Pawai Obor Meriah
-
Berita.Headline.olahraga
Harumkan Nama Daerah, Tim Taekwondo NPCI Bogor Targetkan Prestasi di Pancasila Cup 2025
-
Berita.Headline.politik
Anggota DPRD Andi Permana Dukung Rudy Susmanto Sebagai Calon Bupati Bogor
-
Berita.Headline
Bazar Murah Ramadhan Disdagin Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat
-
Berita.Headline
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, AY Sogir: Pemanfaatan TPU Gratis bagi Warga Perumahan
-
Berita.Headline
Kukuhkan Pengurus Se-Jawa Barat di Indramayu, Hendry CH Bangun Tepis Pihak Yang Mengaku Ketua Umum PWI
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Sastra Winara Minta Semua Pihak Bergerak, Judi Online di Kabupaten Bogor Tak Bisa Dibiarkan
-
Berita.Headline
Ketua Mathla’ul Anwar Bogor, Minta Pemerintah Tidak Membedakan Perlakuan Sekolah Formal dan Madrasah
-
Berita.Headline.olahraga
Dispora Kabupaten Bogor Gelar Pelatihan Ortrad Angkatan Kedua: Menjaga Warisan Budaya Lewat Olahraga Tradisional
-
Berita.Headline.olahraga
Jaga Kebugaran di Bulan Ramadan, LNC KU 45 Up Hadapi Papa Galaxy dalam Laga Persahabatan
-
Berita.Headline.olahraga
Ketua Umum Perbasi Bogor Pimpin Rapat Perdana, Fokus Susun Program Kerja 2025
-
Berita.Headline
Komunitas LNC Taklukkan Trek Gunung Salak, Unggah Kesadaran Lingkungan






















