CIBINONG, Detakbogor.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto tegaskan meritokrasi ASN sebagai komitmen utama Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional.
Rudy Susmanto mengungkapkan dengan tegas, tidak ada ruang bagi praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Bogor.
Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat meritokrasi ASN melalui sistem pengelolaan aparatur yang transparan dan berbasis kompetensi.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas.
Rudy Susmanto menegaskan, setiap jabatan harus diisi oleh aparatur yang memiliki kapasitas dan kinerja yang jelas. Ia memastikan proses pengisian jabatan berlangsung terbuka dan profesional.
“Ini bentuk keseriusan kami menghadirkan birokrasi bersih dan profesional. Kami pastikan jabatan diisi berdasarkan kompetensi,” tegas Rudy Susmanto.
Penguatan Sistem Meritokrasi ASN
Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki jumlah ASN yang besar. Karena itu, Pemkab Bogor terus memperkuat meritokrasi ASN melalui berbagai kebijakan peningkatan kapasitas aparatur.
Salah satu langkah strategis yaitu pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain itu, pemerintah daerah menerapkan mekanisme pengisian jabatan melalui sistem open bidding.
Melalui sistem ini, proses seleksi jabatan berlangsung transparan dan kompetitif. Pemerintah daerah berharap sistem tersebut meningkatkan kualitas kinerja birokrasi.
Inspektorat Telusuri Isu Jual Beli Jabatan
Rudy Susmanto juga menanggapi isu jual beli jabatan yang sempat beredar di lingkungan pemerintahan. Ia menegaskan Pemkab Bogor tidak mentoleransi praktik tersebut.
Pemerintah daerah langsung menindaklanjuti setiap informasi melalui Inspektorat Kabupaten Bogor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan integritas birokrasi tetap terjaga.
Dalam satu bulan terakhir, Inspektorat melalui Irban V melakukan penelusuran terhadap berbagai laporan yang diterima. Jika ditemukan indikasi pelanggaran pidana, kasus tersebut akan dilimpahkan kepada aparat penegak hukum.
Sinergi Wujudkan Pemerintahan Bersih
Komitmen penguatan meritokrasi ASN juga dilakukan melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif. Termasuk dengan Wakil Bupati Ade Ruhandi dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pemerintah daerah ingin memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Rudy Susmanto menegaskan meritokrasi ASN sebagai fondasi utama birokrasi di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah memastikan praktik jual beli jabatan tidak memiliki tempat dalam sistem pemerintahan.***
Tags: jual beli jabatan, meritokrasi ASN, Pemkab Bogor, Rudy Susmanto, transparansi jabatan ASN
Baca Juga
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Antar Kabupaten Bogor Raih UHC Award 2026, Kepesertaan JKN Tembus 99 Persen
-
Berita.Headline.politik
Konsolidasi Relawan Bogor Istimewa, Rudy Susmanto Ungkap Alasan Maju di Pilbup Bogor 2024
-
Berita.Headline
Jabar–Bogor Teken MoU, Pengolahan Sampah Jadi Listrik Dikebut
-
Headline.Lifestyle
SOJOY Luncurkan Varian Baru Kurma, Camilan Sehat untuk Ramadan
-
Berita.Headline
Kabupaten Bogor Sukses Turunkan Angka Stunting, Program ini Jadi Kunci Keberhasilan
-
Berita.Headline
Transjabodetabek Rute Blok M-Bogor Resmi Diluncurkan
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Pj Bupati Bogor Targetkan 30 Desa Mandiri di Tahun 2025
-
Berita.Headline
Tak Kenal Hari Libur, Bupati Rudy Susmanto Pantau Proyek Infrastruktur Hingga Bogor Barat
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Resmikan Shortcut Subianto Sentul, Jalan 264 Meter yang Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Tinjau SDN Kalong Sawah Pascakebakaran dan Makam Bersejarah Garisul, Dorong Pembangunan Budaya dan Infrastruktur Wilayah Barat
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Berkolaborasi dengan Dunia Usaha, Entaskan Kampung Kumuh Jadi Layak Huni
-
Berita.Headline
Tonis Kota Bogor Sumbang Medali di FORNAS VIII, Atlet Senior Buktikan Usia Bukan Halangan





















