Menanam untuk Masa Depan: Jejak Hijau Rudy Susmanto di Bumi Tegar Beriman

Detak Bogor – Di tengah laju pembangunan yang terus menggerus ruang terbuka, langkah kecil menanam pohon sering kali terasa sederhana. Namun di Kabupaten Bogor, langkah itu sedang diubah menjadi gerakan besar. Sebuah gerakan yang tidak sekadar menanam, tetapi menanam harapan masa depan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menandai komitmen tersebut lewat kebijakan yang tegas sekaligus visioner: Instruksi Bupati Bogor Nomor 100.4.4.2/910-DLH tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan.

Instruksi ini bukan hanya dokumen administratif, melainkan penegasan bahwa masa depan lingkungan Bogor sedang dirancang dari hari ini.

Di balik angka dan regulasi, ada pesan yang lebih dalam. Setiap kecamatan kini memikul tanggung jawab yang sama: memperluas ruang hijau, menghadirkan paru-paru kota, dan memulihkan keseimbangan antara beton dan alam.

BACA JUGA:  Rudy Susmanto Pastikan Penanganan Cepat Bencana Alam di Bogor, Evakuasi Warga Diutamakan

Penghijauan tak lagi menjadi seremoni tahunan atau simbol kampanye lingkungan, tetapi berubah menjadi kebijakan terukur yang wajib dijalankan.

Program satu hektar hutan kota di setiap kecamatan, dari hulu sungai Ciliwung hingga kaki sungai Cisadane, telah membuka peluang lahirnya kantong-kantong ekologi baru.

Pohon-pohon yang ditanam bukan sekadar penghias lanskap, melainkan penyangga kualitas udara, penahan banjir, sekaligus ruang hidup bagi generasi mendatang.

Di wilayah dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan yang pesat seperti Bogor, langkah ini terasa semakin relevan.

Rudy Susmanto menyadari bahwa menjaga alam adalah investasi jangka panjang. “Ini tanggung jawab kita untuk menjaga alam, menanam hari ini untuk anak cucu kita ke depan,” ujarnya.

Kalimat itu menjadi pengingat bahwa kebijakan lingkungan tidak pernah berhenti pada satu periode kepemimpinan. Ia melampaui waktu, melintasi generasi.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Instruksikan Pemutaran Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Pancasila Setiap Hari Pukul 10.00 WIB

Gerakan menanam pohon ini juga membawa pesan moral: pembangunan tidak harus menjadi musuh alam. Keduanya bisa berjalan beriringan jika dirancang dengan kesadaran ekologis.

Kabupaten Bogor, di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto, dengan kekayaan alamnya, sedang berupaya mempertahankan identitas hijaunya di tengah arus modernisasi.

Jika konsisten dijalankan, program ini bukan hanya menambah jumlah pohon, tetapi membentuk budaya baru, budaya merawat bumi.

Dari kecamatan ke kecamatan, dari satu hektar ke hektar berikutnya, Bogor sedang menulis cerita tentang keberanian memilih masa depan yang lebih hijau.

Dan mungkin, puluhan tahun dari sekarang, anak-anak yang bermain di bawah rindangnya pohon itu tidak akan tahu siapa yang pertama kali memulainya. Namun mereka akan merasakan manfaatnya.

Itulah warisan paling sunyi sekaligus paling abadi dari sebuah kepemimpinan: jejak hijau yang tetap tumbuh, bahkan ketika waktu terus berjalan.***

Penulis: Muzakkir, S.IP

Tags: , , , , , , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya