DETAKBOGOR.COM – Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) mendesak pemerintah daerah di Jawa Barat segera menerbitkan surat imbauan pelaksanaan kurban ramah lingkungan menjelang Idul Adha 2026.
Imbauan tersebut mencakup larangan penggunaan plastik sekali pakai serta upaya pencegahan pencemaran tanah dan sungai di lokasi penyembelihan hewan kurban.
Koordinator Nasional FK3I, Dedi Kurniawan, mengatakan momentum Idul Adha tidak hanya menjadi bagian dari syariat Islam, tetapi juga harus diiringi kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, persoalan sampah plastik masih menjadi tantangan serius di Jawa Barat.
Sebagian besar panitia kurban, kata dia, masih menggunakan kantong plastik untuk membagikan daging kepada masyarakat.
“Selama tujuh tahun FK3I mengampanyekan gerakan ‘Qurban Asik Tanpa Plastik’ dengan penggunaan besek bambu dan daun sebagai kemasan ramah lingkungan,” ujar Dedi melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (9/5).
FK3I mengimbau panitia kurban tidak lagi memakai kantong plastik saat distribusi daging.
Sebagai alternatif, masyarakat dapat diminta membawa wadah sendiri dari rumah melalui koordinasi RT dan RW setempat.
Selain pengurangan sampah plastik, FK3I juga mendorong pengelolaan limbah penyembelihan hewan kurban secara lebih ramah lingkungan.
Panitia disarankan menyiapkan lubang khusus untuk menampung darah dan limbah organik agar tidak mencemari tanah maupun aliran sungai.
“Limbah penyembelihan dapat diolah menjadi kompos sehingga lebih bermanfaat dan tidak merusak lingkungan sekitar,” katanya.
Berdasarkan hasil pengamatan FK3I, masih banyak panitia kurban yang belum memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas penyembelihan hewan kurban.
Karena itu, FK3I meminta pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat mengambil langkah konkret melalui surat edaran atau imbauan resmi.
FK3I berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat menjadi momentum edukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup.
Dengan dukungan pemerintah, gerakan kurban tanpa plastik diyakini dapat berjalan lebih masif dan konsisten di tengah masyarakat.***
Tags: FK3I, Idul Adha ramah lingkungan, pencemaran sungai, Qurban tanpa plastik, sampah plastik kurban
Baca Juga
-
Berita.Headline.olahraga
M Saepudin Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua FHI Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline.olahraga
NPCI Kabupaten Bogor Terus Berinovasi, Menuju Prestasi Emas di Kancah Olahraga Disabilitas
-
Berita.Headline
NPCI Kabupaten Bogor Silaturahmi ke Warga Disabilitas
-
Berita.Headline.olahraga
Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Lomba Dagongan Bapopsi Cup Cibinong
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto I’tikaf Bersama Warga di 10 Hari Terakhir Ramadan, Munajat untuk Keselamatan Bogor
-
Berita.Headline
Kontingen NPCI Kabupaten Bogor Siap Bertarung di Ajang Disabilitas Piala Gubernur Jawa Barat
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline.politik
Nasib Petani Kecil Jadi Perhatian Khusus Pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade
-
Berita.Headline
Realisasi Semester I APBD Kabupaten Bogor TA 2024, Rudy Susmanto: Penggunaan Anggaran Harus Sejalan dengan Pelaksanaan Pekerjaan
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Restrukturisasi dan Lantik Ulang Pejabat BPBD, ini Penjelasan Asmawa Tosepu
-
Berita.Headline
Jalan Bersih di Lingkungan Pemkab Bogor Banyak Lubang, Warga Mengeluh
-
Berita.Headline
Diskominfo Bogor Perkuat Kelembagaan KIM Tingkatkan Peran Agen Informasi
-
Berita.Headline
Disdik Kabupaten Bogor Sukses Gelar FLS3N SMP 2025, Puluhan Sekolah Ukir Prestasi di Bidang Seni dan Sastra





















