Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bogor Tertinggi Kedua di Jabar, LEKAS Gencarkan Sosialisasi

DETAKBOGOR.COM – Yayasan Lembaga Kebijakan Strategis (LEKAS) menggelar sosialisasi bahaya HIV/AIDS di Kabupaten Bogor.

Kegiatan sosialisasi bahaya HIV/AIDS ini berkolaborasi dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Cibulan dan Kelurahan Cisarua.

Sosialisasi ini berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025, sebagai langkah awal meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyebaran HIV/AIDS.

Ketua Yayasan LEKAS, Muksin mengungkapkan, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bogor sudah mencapai ribuan.

Angka ini menjadikan Bogor sebagai daerah dengan kasus tertinggi kedua di Jawa Barat.

Menurutnya, jika tidak ada langkah pencegahan serius, HIV/AIDS bisa menjadi “bom waktu” yang semakin sulit dikendalikan.

“Saat ini, upaya penyuluhan dan sosialisasi masih belum signifikan. Jika dibiarkan, kasus akan terus meningkat,” ujar Muksin, Senin (17/2).

Sebagai bentuk tindakan nyata, LEKAS menginisiasi program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sejak awal tahun 2025.

Program ini diawali dengan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS.

Salah satu target utama dalam pemeriksaan ini adalah ibu hamil. Data menunjukkan bahwa penyebaran HIV/AIDS sudah mencapai pelosok kampung.

BACA :  222 Kades Habis Masa Jabatan, Bupati Bogor Siapkan Skema Pilkades Serentak 2028

“Kami fokus pada ibu hamil karena penularan dari ibu ke anak semakin meningkat,” jelas Muksin.

Yang lebih mengkhawatirkan, banyak penderita HIV/AIDS berasal dari kelompok usia produktif, termasuk ibu rumah tangga dan balita.

Melihat kondisi ini, LEKAS berkomitmen untuk terus bergerak dalam upaya menekan angka penyebaran HIV/AIDS.

Muksin menegaskan bahwa pihaknya menargetkan Zero HIV/AIDS pada tahun 2030 melalui edukasi dan pemeriksaan rutin.

“Kami tidak akan berhenti sampai angka kasus penyebaran HIV/AIDS benar-benar menurun. Kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.***

Tags: , , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya