DETAKBOGOR.COM – Antusiasme pelajar mengikuti Pasanggiri Kaulinan dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kegiatan yang digelar Kerukunan Warga Bogor (KWB), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor, dan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kota Bogor berlangsung meriah dengan melibatkan siswa tingkat SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kota Bogor.
Berbagai cabang olahraga tradisional dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya hadangan, sumpitan, dan bentengan. Tingginya partisipasi peserta dinilai menjadi indikator meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga tradisional.
Ketua KORMI Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, mengatakan antusiasme peserta pada Pasanggiri Kaulinan tahun ini menunjukkan bahwa upaya sosialisasi dan pemasalan olahraga tradisional yang dilakukan selama ini mulai membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta pada Pasanggiri Kaulinan tahun ini sangat baik. Ini menunjukkan bahwa program sosialisasi dan pemasalan olahraga tradisional yang dilakukan KORMI bersama berbagai pihak mulai membuahkan hasil. Minat sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMP dan SMA, terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Zaenul.
Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kebersamaan.
Zaenul menilai semakin banyak pelajar yang mengikuti berbagai nomor pertandingan menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga tradisional di Kota Bogor.
“Melalui kegiatan seperti hadangan, sumpitan, dan bentengan, kami ingin mengenalkan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap olahraga tradisional kepada generasi muda. Selain menyehatkan, olahraga tradisional juga mengandung nilai-nilai budaya yang penting untuk terus diwariskan,” katanya.
Ia berharap Pasanggiri Kaulinan dapat terus menjadi agenda rutin dalam perayaan Hari Jadi Bogor serta menjadi wadah bagi pelajar untuk berkompetisi sambil mengenal kekayaan budaya bangsa.
“Kami berharap semakin banyak sekolah yang terlibat sehingga olahraga tradisional semakin berkembang, dikenal luas, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bogor,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KWB, Thomas Siregar, menegaskan bahwa Pasanggiri Kaulinan dan Rampak Sekar bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana edukasi untuk memperkenalkan kembali permainan dan olahraga tradisional kepada generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta dan sekolah yang terus meningkat setiap tahunnya. Ini menunjukkan bahwa permainan dan olahraga tradisional masih memiliki tempat di hati generasi muda,” ujar Thomas.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi media yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus membangun karakter pelajar melalui nilai sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan.
Melalui Pasanggiri Kaulinan, para pelajar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga diajak untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.***
Tags: HJB ke-544, Kormi Kota Bogor, Olahraga Tradisional, Pasanggiri Kaulinan, pelajar Kota Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Terima Aspirasi Mahasiswa Rumpin, Komitmen Tindak Lanjuti Secara Konkret
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Mantapkan Bogor sebagai Episentrum Seni Qasidah Indonesia
-
Berita.Headline.olahraga
Pelatih Tim Sepakbola Kabupaten Bogor Bangun Program Unggulan Matangkan Kesiapan Skuad Porprov 2026
-
Berita.Headline
DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Targetkan Optimalisasi PAD
-
Berita.Berita Pilihan.Headline
INFO PENTING! Program Pemutihan Pajak Kendaraan Februari 2024, Wilayah Kamu Termasuk?
-
Berita.Headline
Monumen Helikopter PUMA Pertama di Dunia Hadir di Bogor, Simbol 45 Tahun Pengabdian Sang Penjaga Langit NKRI
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Dukung Langkah Strategis Pemerintah Pusat dalam Pengendalian Banjir di Jawa Barat
-
Berita.Headline
Terkait Penataan PKL, Sastra Winara Tekankan Pendekatan Humanis dan Solusi Relokasi
-
Berita.Headline.Hukum
Pemkab Bersama Polres Bogor Musnahkan 15 Ribu Botol Miras
-
Berita Pilihan.Headline.Uncategorized
Di Pelukan Hutan Citalahab, Bogor Belajar Mengingat Akarnya di Usia 544 Tahun
-
Berita.Headline.olahraga
Porprov Jabar 2026 Kian Dekat, Nasib Atlet Anggar Bogor Tunggu SK KONI
-
Berita.Headline.politik
Tim Hukum dan Advokasi PKS Nilai Golkar Tidak Serius Ajukan Gugatan di MK





















