DETAKBOGOR.COM – Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor melalui Tim Pembibitan IPTEK dan Organisasi Keolahragaan (PITOK) Bidang Pembinaan dan Prestasi Olahraga (PPO) menyelenggarakan Pelatihan Lisensi Pelatih Fisik.
Kegiatan Dispora ini berlangsung pada 7–12 Juli 2025 di Hotel Mega, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk menciptakan pelatih fisik berkualitas di seluruh cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan KONI, PPOPM, dan NPCI Kabupaten Bogor.
“Ini terobosan yang sangat positif. Saya mengapresiasi Tim PITOK PPO yang telah menggagas pelatihan ini sebagai bagian dari peningkatan mutu pelatih fisik di Kabupaten Bogor,” tegas Asnan, Senin (7/7/2025).
Asnan juga berharap pelatihan lisensi ini tidak berhenti di level dasar, tetapi dapat dilanjutkan ke level 1 dan 2.
Bahkan ia mendorong agar tahun depan pelatihan serupa kembali digelar untuk menjangkau seluruh cabor.
“Target kami semua pelatih fisik di KONI, PPOPM dan NPCI memiliki lisensi resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” tambahnya.
Senada dengan Asnan, Kepala Bidang PPO Dispora Kabupaten Bogor, Koko Sugiarto, menyampaikan bahwa pihaknya konsisten menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk cabor-cabor di bawah KONI, NPCI, SOIna, KORMI, dan Bapopsi.
“Khusus untuk pelatihan lisensi pelatih fisik ini, kami ingin ada peningkatan keilmuan sekaligus legalitas para pelatih melalui sertifikasi resmi,” jelas Koko.
Ketua Tim PITOK Dispora Kabupaten Bogor, Neneng Nurhasanah, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan yang pertama kali digelar, dan seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat resmi dari LSP.
“Tercatat ada 30 peserta yang mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 21 pelatih dari 12 cabor di KONI, 7 pelatih dari PPOPM, dan 3 pelatih dari NPCI,” ungkap Neneng.
Neneng menambahkan, para pemateri dalam pelatihan ini berasal dari Perkumpulan Pelatih Fisik Indonesia (PPFI), dan peserta yang lulus berhak mengikuti pelatihan lanjutan di level 1 dan 2.
“Dispora melalui Tim PITOK akan terus menjalin kolaborasi dengan PPFI demi meningkatkan kualitas lisensi dan kompetensi pelatih fisik di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***
Tags: Dispora Kabupaten Bogor, lisensi pelatih olahraga, pelatihan pelatih fisik, peningkatan kualitas pelatih, PPFI
Baca Juga
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Minta Penanganan HIV Dilakukan Secara Serius dan Terpadu
-
Berita.Headline
Apel Kolaborasi di Monas: Sekda Bogor Ingatkan Jakarta Tak Bisa Sendiri Atasi Macet
-
Berita.Headline
Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Serukan Sekolah Tidak Melakukan Study Tour
-
Berita.Headline
10 Alumni PPOPM Kabupaten Bogor Berlaga di Campus League Basketball 2026
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto: Pilkada 2024 Momentum Penting Menata Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline
Diskominfo Sosialisasi Audit TIK, Benahi Sistem Digital dan Keamanan Data
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline.politik
Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Influencer Gen Z Promosikan Potensi Daerah
-
bisnis.Headline
Indocement Bukukan Laba Rp2 Triliun di 2024, Margin Meningkat Berkat Integrasi Pabrik Grobogan
-
Headline.Lifestyle
5 Kuliner Legendaris Bogor yang Tetap Ramai Pembeli
-
Berita.Headline.olahraga
Optimisme Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, PON XXI 2024 Kontingen Jawa Barat Siap Ukir Hattrick
-
Berita.Headline
Pemkab Banjar Belajar Pengelolaan Stadion Pakansari
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Turun Sungai, 220 Kilogram Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Situ Citatah






















