Bima Arya Targetkan Lari Trail Tembus Ajang Dunia

Jakarta| Detak Bogor – Bima Arya menargetkan lari trail Indonesia mampu bersaing di ajang dunia setelah resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI) masa bakti 2025–2029.

Pelantikan Bima Arya dilakukan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman di kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2026).

Kepemimpinan baru ini membawa misi besar memperkuat prestasi atlet sekaligus menjadikan lari trail sebagai tulang punggung sport tourism nasional.

Bima Arya menilai Indonesia memiliki modal alam yang sangat kuat untuk mengembangkan lari trail.

Cabang olahraga yang digelar di jalur terbuka seperti gunung, hutan, pantai, dan perbukitan ini berkembang pesat sejak awal 2000-an, berawal dari komunitas hingga kini menjangkau berbagai daerah.

Lonjakan minat masyarakat menjadi sinyal bahwa lari trail bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi gaya hidup olahraga petualangan.

BACA JUGA:  PMPH Gaet Tokoh Hukum Nasional Dr. Edi Saputra sebagai Pengawas

Bima Arya menegaskan booming lari trail harus diikuti penguatan organisasi agar berujung pada prestasi. Menurutnya, tanpa langkah struktural yang rapi, antusiasme besar hanya akan menjadi euforia sesaat.

Karena itu, PP ALTI memprioritaskan konsolidasi kepengurusan dari tingkat pusat hingga daerah sebagai fondasi pembinaan atlet jangka panjang.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyebut lari trail berpotensi dipertandingkan pada PON XXII/2028 NTT-NTB.

Namun, hal itu mensyaratkan komunikasi intensif antara PP ALTI dengan KONI serta pemerintah daerah tuan rumah.

“Lari trail penggemarnya semakin banyak. Saya yakin dalam waktu dekat akan hadir di 38 provinsi karena olahraga ini sangat dicintai pecinta alam,” ujar Marciano.

BACA JUGA:  SOIna Dukung Kolaborun 2026, Ajang Lari Inklusif Bogor

Dalam laporannya, Bima menyampaikan capaian periode sebelumnya, di antaranya pembentukan 24 pengurus provinsi, penyelenggaraan tiga kejuaraan nasional, keikutsertaan dalam tiga kejuaraan dunia, serta tampil pada ekshibisi PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Ia juga mencatat fenomena peralihan pelari jalan raya ke lari trail yang semakin masif, ditandai dengan banyaknya event yang tiketnya cepat habis.

Ke depan, PP ALTI menyiapkan agenda strategis seperti SEATRC di Gunung Gede Pangrango, Kejuaraan Nasional, serta partisipasi pada Asia Pacific Trail Running Championship (APTRC) di China.

Konsolidasi dengan federasi regional dan internasional juga terus didorong agar lari trail berpeluang masuk agenda SEA Games.

Selain itu, ALTI tengah mempersiapkan nomor lari trail pantai untuk dipertandingkan pada PON Pantai I/2026 di Jakarta.

Langkah ini diharapkan memperluas ekosistem kompetisi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi utama lari trail dunia.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya