DETAKBOGOR.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menata kawasan Cibinong Raya kembali dibuktikan. Sebanyak 17 bangunan liar yang berdiri di bantaran Kalibaru, Komplek Dua Raja, Pasar Ciluar, Kecamatan Sukaraja, ditertibkan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor pada Rabu (21/5/25).
Penertiban ini bukanlah aksi tiba-tiba. Pemerintah sebelumnya telah melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada para pemilik bangunan melalui kolaborasi Satpol PP dan Muspika Kecamatan Sukaraja.
Langkah ini sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan menjadi tindak lanjut instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Penataan Humanis, Bukan Penggusuran
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prinsip utama dalam setiap proses penertiban.
Beberapa pemilik bangunan bahkan memilih membongkar sendiri bangunan mereka setelah mendapat teguran.
“Sebagian sudah membongkar mandiri, sisanya kami bantu dirapikan. Ini bukan penggusuran, tapi penataan sesuai arahan Pak Bupati. Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih tertib tanpa mengorbankan para pelaku usaha,” ungkap Anwar di lokasi.
Menurut Anwar, penertiban di Pasar Ciluar merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan di titik-titik strategis lainnya, seperti Stadion Pakansari, Pasar Cibinong, dan Pasar Citeureup.
Para pedagang kaki lima diarahkan ke lokasi yang lebih layak dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Kolaborasi Lintas Sektor, Tertibkan Parkir dan Angkutan Barang
Tidak hanya bangunan liar, kawasan Pasar Ciluar juga dibenahi dari sisi lalu lintas. Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor ikut turun tangan dengan menertibkan parkir liar yang selama ini kerap memicu kemacetan.
“Kami tertibkan kendaraan roda dua yang parkir sembarangan di sekitar pasar. Semua kendaraan yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan kami tindak tegas,” tegas Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dadang Kosasih.
Dishub juga berencana menata ulang operasional angkutan barang di area pasar. Koordinasi dengan PD Pasar Tohaga, tokoh masyarakat, dan Muspika Sukaraja akan dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas bongkar muat yang mengganggu pengunjung pasar.
Cibinong Raya Menuju Kawasan Tertib dan Nyaman
Langkah terpadu ini menjadi bagian dari upaya besar Pemkab Bogor mewujudkan kawasan Cibinong Raya yang lebih tertib, nyaman, dan berdaya saing.
Dengan sinergi antarinstansi dan pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan, pemerintah berharap penataan ini tidak hanya mengatasi masalah jangka pendek, tetapi juga menciptakan perubahan berkelanjutan bagi masyarakat.***
Tags: bangunan liar Kalibaru, Dishub Kabupaten Bogor, kawasan tertib Bogor, parkir liar Bogor, Pasar Ciluar, PD Pasar Tohaga, penataan Cibinong Raya, penertiban bangunan liar Bogor, Rudy Susmanto, Satpol PP Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline.olahraga
Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari Jadi Magnet Pecinta Fun Tennis
-
Berita.Headline.politik
Rudy Susmanto Dapat Dukungan dan Restu Ulama Bogor Timur
-
Headline.Berita
Update Cuaca Bogor Hari ini Minggu 17 Maret, Ketahui Sebelum Melakukan Aktivitas Untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
-
Berita.Headline.olahraga
Dispora Kabupaten Bogor Dukung Khenzi United Berlaga di BARATI CUP 2025
-
Berita.Headline
Jelang Tahun Baru, Pj Bupati Bogor Tinjau Pos Pengamanan Nataru di Puncak
-
Berita.Headline
Bachril Bakri Tinjau Lokasi Bencana di Cisarua, Janji Perbaiki TPT untuk Cegah Luapan Air
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Siapkan Ribuan Tenaga Kerja Terlatih Lewat BLK, Targetkan Tekan Angka Pengangguran
-
Berita.Headline
DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Gelar Dialog Interaktif Bertajuk ‘Mau Dibawa Kemana Kabupaten Bogor’
-
Berita.Headline
Dimulai Hari ini, Bupati Rudy Susmanto Tata Kawasan Puncak Lebih Bersih dan Tertib
-
Berita.Headline
Sering Terjadi Kebakaran Angkot, Polisi Bagikan Alat Pemadam Api di Kota Bogor
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor dan Kadin Gelar GPM di Cibinong, Stabilkan Harga Pangan
-
Berita.Headline.olahraga
Kabupaten Bogor Siapkan Panggung Besar bagi Atlet Disabilitas Jawa Barat di PESODA 2025






















