Digitalisasi Masjid Bogor Dipresentasikan di Istana, Siap Jadi Role Model Nasional

JAKARTA | Detak Bogor – Digitalisasi Masjid Bogor resmi dipresentasikan di Istana Negara dan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Program transformasi yang digagas Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor bersama iSalaam dan Bank BJB Syariah ini digadang-gadang menjadi role model nasional dalam tata kelola masjid berbasis digital.

Digitalisasi Masjid Bogor dipaparkan langsung di hadapan Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari beserta jajaran.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong modernisasi pengelolaan masjid secara transparan dan akuntabel.

Digitalisasi Masjid Bogor mencakup sejumlah program strategis, mulai dari pendataan masjid terpadu berupa database lengkap dan terverifikasi, digitalisasi administrasi dan keuangan berbasis sistem, hingga integrasi perbankan syariah dalam ekosistem masjid.

BACA JUGA:  Kadispora Bogor Lepas 38 Atlet Lulusan UPT PPOPM Tahun 2024/2025

Skema ini dirancang untuk memperkuat pengelolaan donasi, infak, zakat, serta laporan keuangan agar lebih profesional dan terbuka.

Presentasi program disampaikan oleh Ketua DMI Kabupaten Bogor H. TB Irwan Kurniawan, CEO iSalaam Prof. H. Munawar Fuad, serta Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi.

Ketiganya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat.

CEO iSalaam, Prof. Munawar Fuad menuturkan, transformasi digital masjid merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta komunitas keumatan.

“Inilah bentuk kolaborasi antara iSalaam, BJB Syariah, dan DMI Bogor yang terus berjalan dan semakin menguat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sambut Bulan Suci Ramadhan Jaringan Jurnalis Bogor Lestarikan Tradisi Cucurak

Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Bogor H. TB Irwan Kurniawan menyebutkan bahwa proses penataan menuju transformasi digital sudah mulai dilakukan.

Pihaknya kini fokus pada pendataan menyeluruh, mengingat jumlah masjid di Kabupaten Bogor sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah.

Langkah ini sekaligus membuka peluang Kabupaten Bogor menjadi model nasional pengembangan masjid berbasis teknologi.

Dengan sistem terintegrasi dan dukungan perbankan syariah, masjid diharapkan semakin transparan, profesional, dan mampu mendorong penguatan ekonomi umat di era digital.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya