Detak Bogor| Bogor Football School (BFS) Kota Bogor terus memperkuat reputasinya sebagai magnet talenta sepakbola muda melalui pembinaan pemain usia dini yang konsisten sejak berdiri pada 2019.
Sekolah sepakbola anggota PSSI Kota Bogor itu kini membina sekitar 170 pemain dari kelompok usia (KU) 6 hingga KU 15 dengan dukungan 14 pelatih, serta aktif mengikuti berbagai kompetisi usia dini di wilayah Jabodetabek, termasuk Liga Top Skor musim ini.
Head Coach BFS, Muhammad Qodrat Maulana, mengatakan keterlibatan rutin dalam kompetisi menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Tahun ini, BFS menurunkan dua tim dari kelompok kelahiran 2010 dan 2011 di ajang Liga Top Skor.
“Sejak 2019 BFS selalu aktif di berbagai kompetisi usia dini di Jabodetabek. Saat ini kami mengikuti Liga Top Skor,” ujar Qodrat.
Ia menjelaskan, tim BFS kelompok usia 15 tahun kini memuncaki klasemen sementara Liga Top Skor, sedangkan tim usia 16 tahun berada di posisi ketiga. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari pembinaan berjenjang yang diterapkan BFS Bogor.
Qodrat yang juga menjabat sebagai Head Coach Bogor Raya FC dan guru olahraga di SMAN 1 Rancabungur menambahkan, sejumlah pemain binaan BFS telah menembus kompetisi nasional.
Beberapa di antaranya kini memperkuat tim Elite Pro Academy (EPA) Semen Padang dan EPA Persita Tangerang, serta berkiprah di Liga 2 dan Liga 3.
Menurut alumni Universitas Negeri Jakarta itu, BFS memiliki visi jangka panjang melahirkan pesepakbola muda asal Bogor yang mampu bersaing di Liga 3, Liga 2, Liga 1 hingga tim nasional.
Wakil Kepala Sekolah BFS, Abdul Manan Tampubolon, menyebut BFS merupakan salah satu SSB resmi anggota PSSI Kota Bogor dengan aktivitas latihan rutin di Lapangan Sepakbola GOR Pajajaran, Kota Bogor.
“BFS dilahirkan untuk mencetak pemain sepakbola masa depan yang bisa membanggakan Kota Bogor maupun Indonesia,” kata Manan.
Ia mengaku bangga dengan performa dua tim BFS yang kini bersaing di papan atas Liga Top Skor dan berharap tren positif tersebut berlanjut hingga meraih gelar juara pada musim mendatang.
Konsistensi BFS Bogor sebagai magnet talenta sepakbola muda diharapkan terus menjadi fondasi lahirnya pemain-pemain potensial dari Kota Bogor.***
Tags: BFS Bogor, Liga Top Skor, pembinaan pemain muda, sekolah sepakbola Bogor, Sepakbola Usia Dini
Baca Juga
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto: Festival Usai, Tapi Langkah Membangun Desa Wisata Baru Dimulai
-
Berita.Headline
Kemacetan Parah di Puncak Bogor Tewaskan Satu Wisatawan, DPRD Kabupaten Bogor Minta Evaluasi Menyeluruh
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Retret Kepala Daerah Kunci Sinkronisasi Pembangunan Daerah dan Pusat
-
Berita.Headline
Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Transformasi Digital Nasional dari UGM
-
Berita.Headline
Arsip Pemkab Bogor Raih Penghargaan Berkinerja Terbaik di Jawa Barat dari ANRI
-
Berita.Headline.olahraga
Panjat Tebing Resmi Jadi Cabor Binaan UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Aktivis Muda Mathla’ul Anwar Kritik Dugaan Penyalahgunaan Wewenang PJ Bupati Bogor
-
Berita.Headline
Ketua FK-LO Kabupaten Bogor: Pj Bupati Asmawa Tosepu Enggan Berinteraksi dengan Ormas dan LSM
-
Berita.Headline
Delegasi FIFA dan PSSI Inspeksi Stadion Pakansari
-
Berita.Headline
Suryanto Putra Dilantik sebagai Pj Sekda Kabupaten Bogor di Lapangan Bola
-
Berita.Headline.olahraga
Dispora Kabupaten Bogor Perkuat UPT PPOPM dengan Tim Sport Science dan Fasilitas Baru
-
Berita.Headline.olahraga
Ahmad Azwari Ditunjuk Sebagai Koordinator Tenis Meja SOIna Jawa Barat






















