DETAKBOGOR.COM – SPPG Cijujung diresmikan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai langkah konkret memperkuat gizi masyarakat sekaligus mendorong ekonomi lokal.
Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade, program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional.
SPPG Cijujung dihadirkan untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan akses makanan bergizi yang higienis dan berkelanjutan.
Program ini juga diarahkan untuk mencetak generasi sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.
SPPG Cijujung diresmikan bersamaan dengan peluncuran Koperasi Kadin Kabupaten Bogor di Kecamatan Sukaraja, Rabu (15/4).
Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional RI, Dadan Hindayana, jajaran Kadin, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bogor dan Forkopimcam Sukaraja.
SPPG Jadi Ujung Tombak Pemenuhan Gizi
Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Nurhayati, menyampaikan apresiasi kepada Kadin Kabupaten Bogor atas inisiatifnya dalam mendukung program nasional.
Ia menegaskan, keberadaan SPPG Cijujung akan menjadi motor utama dalam pemenuhan gizi masyarakat secara efektif, higienis, dan berkelanjutan.
Program ini dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Koperasi Kadin Gerakkan Ekonomi Daerah
Selain fokus pada pemenuhan gizi, Pemkab Bogor juga menekankan dampak ekonomi dari program ini.
Melalui Koperasi Kadin, kebutuhan bahan baku SPPG akan dipasok dari petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal.
Langkah ini diharapkan menciptakan perputaran ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyebut Kabupaten Bogor memiliki potensi besar dalam pelaksanaan program ini, meski dihadapkan pada tantangan jumlah penduduk yang tinggi.
Menurutnya, sekitar 70 persen anggaran SPPG digunakan untuk bahan baku, sehingga sektor pertanian, peternakan, dan UMKM akan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.
Selain itu, setiap unit SPPG juga mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, baik dalam tahap pembangunan maupun operasional.
Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, menegaskan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menambahkan, pembentukan koperasi berbadan hukum menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem program sekaligus mempercepat perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
Dengan diresmikannya SPPG Cijujung, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan program nasional dengan penguatan ekonomi lokal demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.***
Tags: ekonomi lokal, gizi masyarakat, Koperasi Kadin, Pemkab Bogor, SPPG Cijujung
Baca Juga
-
Berita.Headline.politik
Digitalisasi Desa: Strategi Rudy Susmanto-Jaro Ade Bangun Kabupaten Bogor Lebih Maju
-
Berita.Headline.olahraga
Dukung Penuh SOina, Rudy Susmanto: Perhatian Anggaran dan Fasilitas Sama Seperti Organisasi Olahraga Lain
-
Berita.Headline.olahraga
Gebrakan Baru NPCI Kabupaten Bogor: Satuan Pelaksana Pendidikan Olahraga Disabilitas Terima 40 Siswa
-
Berita.Headline.olahraga
Skuad Bogor Istimewa Tekuk Kota Bogor, Amankan Puncak Klasemen Grup D Porprov Jabar 2025
-
Berita.Headline.politik
Gerindra dan PDIP Bangun Komunikasi Politik Jelang Pilkada Kabupaten Bogor 2024
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Gelar Tour Malasari Halimun Salak 2025, Ajang Olahraga dan Wisata Nasional
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline.olahraga
Dispora Kabupaten Bogor Perkuat UPT PPOPM dengan Tim Sport Science dan Fasilitas Baru
-
Berita.Headline.olahraga
Bogor Istimewa Hajar Kota Sukabumi 7-0 di Laga Perdana BK Porprov Jabar 2025
-
Berita.Headline
Pj Bupati Bogor: Musrenbang RPJPD Landasan Pembangunan Kabupaten Bogor 20 Tahun ke Depan
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Sastra Winara Hadiri Pisah Sambut Dandim 0621, Tegaskan Sinergi TNI–Pemda
-
Berita.Headline
Ajat Rochmat Jatnika Siap Bawa Asdepamsi Menjawab Tantangan Air Bersih di Indonesia
-
Berita.Headline
Pelatihan Pemasaran Digital Koperasi Desa Merah Putih Perdana di Bogor, Pengurus Belajar AI





















