Rudy Susmanto Luncurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 5.500 Siswa SD di Kabupaten Bogor

CIBINONG | DetakBogor.Com – Bupati Bogor Rudy Susmanto meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan.

Program ini disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan menyasar siswa yang membutuhkan.

Rudy Susmanto menegaskan, bantuan perlengkapan sekolah ini diharapkan mampu memastikan setiap anak di Kabupaten Bogor memiliki akses pendidikan yang layak tanpa terkendala keterbatasan ekonomi.

Program ini sekaligus menjadi upaya konkret pemerintah daerah dalam mendukung proses belajar mengajar yang merata dan berkualitas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, menjelaskan bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan meliputi tas sekolah, buku tulis, serta satu set alat tulis yang siap digunakan oleh siswa.

BACA JUGA:  PSEL di TPAS Galuga Didorong Segera Berjalan, Bogor Siap Kelola Sampah Jadi Energi

Menurutnya, program ini bertujuan meningkatkan semangat belajar sekaligus membantu kelancaran kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Program bantuan ini diprioritaskan bagi siswa SD Negeri (SDN) yang berasal dari keluarga kurang mampu atau masuk dalam kategori afirmasi. Total penerima manfaat mencapai 5.500 siswa dalam satu tahun, dan seluruh bantuan telah didistribusikan ke sekolah-sekolah untuk kemudian disalurkan kepada peserta didik,” ujar Rusliandy.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan setiap siswa memiliki perlengkapan belajar yang memadai sehingga dapat mengikuti pembelajaran secara optimal.

Selain meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah, Bupati Bogor Rudy Susmanto juga menyerahkan tambahan bus sekolah untuk siswa di Desa Malasari dan sekitarnya, Selasa (23/12).

BACA JUGA:  Program INSUS: Penghargaan Khusus KONI untuk Atlet Berprestasi

Sebelumnya, Pemkab Bogor telah mengoperasikan tiga unit bus sekolah di wilayah tersebut, dan kini ditambah satu unit lagi sehingga total menjadi empat unit bus sekolah.

Rudy Susmanto mengungkapkan, selama ini para pelajar di Desa Malasari harus berjalan kaki hingga lima kilometer melewati kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak untuk berangkat dan pulang sekolah.

Dengan adanya bus sekolah, ia berharap para siswa tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh dengan risiko hujan dan medan berat, sehingga dapat bersekolah dengan lebih aman dan nyaman.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya