Pesona Ramadhan Bogor 2026 Ramaikan Cibinong, 255 Peserta Adu Kreativitas Masak

CIBINONG | Detak Bogor – Pesona Ramadhan Bogor 2026 resmi mengguncang halaman Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (4/3/2026).

Agenda ini dibuka dengan Lomba Memasak tingkat kecamatan dan perangkat daerah yang diikuti ratusan peserta, sekaligus menjadi magnet baru pergerakan ekonomi selama bulan suci.

Pesona Ramadhan Bogor 2026 menjadi panggung kolaborasi besar Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendorong kebangkitan UMKM.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, membuka langsung kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai fondasi pertumbuhan daerah.

Menurutnya, Pesona Ramadhan Bogor 2026 selaras dengan visi “Bogor Istimewa Menuju Bogor Gemilang”, dengan penguatan UMKM sebagai prioritas utama.

BACA JUGA:  Pemkab Bogor Tingkatkan Kapasitas SDM CSIRT untuk Keamanan Informasi

Ia menyebut sinergi antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Koperasi, para camat, hingga seluruh perangkat daerah menjadi kunci terciptanya ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.

“Pak Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi ini. Dinas Pariwisata mampu merangkul camat hingga pelaku UMKM untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Ade Ruhandi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi.

Selama dua hari pelaksanaan, 4–5 Maret 2026, lomba memasak diikuti 120 peserta dari kecamatan dan 135 peserta dari SKPD serta BUMD.

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri profesional, yakni Chef Harris, Chef Sekar, Chef Feby, dan Chef Ridho. Mereka menilai kreativitas, cita rasa, hingga penyajian hidangan para peserta.

BACA JUGA:  Tahun Baru Islam, Rudy Susmanto Gelar Santunan Yatim dan Silaturahmi Bersama Ulama

Ria menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meramaikan bazar Ramadhan sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat.

Perputaran ekonomi diharapkan meningkat, terutama bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor.

“Melalui lomba memasak ini, kami membuka ruang kreativitas kuliner serta mempererat kebersamaan antara perangkat daerah dan masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa momentum Ramadhan bukan sekadar perayaan spiritual, tetapi juga peluang strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya