DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan langkah baru untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah tersebut.
Salah satu strategi yang didorong adalah melibatkan pemerintah desa agar lebih aktif dalam pengelolaan sampah di tingkat lokal.
Kebijakan ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto dengan mendorong desa-desa mengembangkan sistem pengelolaan sampah mandiri.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Menurut Rudy Susmanto, persoalan sampah di Bogor tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata.
Ia menilai keterlibatan desa menjadi kunci penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.
“Penanganan sampah harus dilakukan bersama-sama. Pemerintah desa memiliki peran strategis karena paling dekat dengan masyarakat. Jika desa mampu mengelola sampah secara mandiri, maka beban pengangkutan ke tempat pembuangan akhir bisa berkurang,” ujar Rudy pekan lalu.
Desa Didorong Kelola Sampah Mandiri
Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong desa-desa membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti pembentukan bank sampah, pengolahan sampah organik, hingga pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menegaskan bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan sampah saat ini sangat serius.
Hal itu disampaikan Bambam saat memimpin rapat koordinasi penanganan sampah bersama para camat dan kepala desa secara langsung maupun melalui Zoom, Senin (9/3) kemarin.
Bambam menjelaskan bahwa Bupati Bogor memberikan perhatian besar terhadap persoalan sampah yang semakin kompleks, terutama karena kondisi TPA Galuga yang saat ini sudah mengalami kelebihan kapasitas.
“Pemerintah desa memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah, mulai dari pembentukan bank sampah, pengolahan sampah organik, hingga edukasi kepada masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap munculnya TPS liar juga perlu diperkuat oleh seluruh unsur kewilayahan, mulai dari kecamatan hingga RT dan RW,” jelas Bambam.
Upaya Ciptakan Lingkungan Lebih Bersih
Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga dan lingkungan desa. Dengan cara tersebut, volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan secara signifikan.
Pemkab Bogor berharap melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat, persoalan sampah di Kabupaten Bogor dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.***
Tags: DLH Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor, pengelolaan sampah Bogor, Rudy Susmanto, TPA Galuga
Baca Juga
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Pastikan Seleksi Terbuka Lahirkan Pemimpin Terbaik Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Ekspose Raperbup Bantuan Keuangan Desa
-
Berita.Headline
Langkah Rudy Susmanto Bangun Ketahanan Pangan Jalur Bomang Dapat Dukungan Penuh TNI
-
Berita.Headline
PWRI Kabupaten Bogor Gelar Pengajian Rutin, Sekda Ajat Tekankan Pentingnya Nilai Agama
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Sambut Baik Pembangunan Rumah Sehat Baznas untuk Layanan Kesehatan Gratis
-
Berita.Headline.olahraga
Seleknas Tenis KU-14 Digelar di Pakansari, PP Pelti Bidik Tim Terbaik Menuju WJTC 2026
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Pastikan Hak Korban Kecelakaan Parung Panjang Terpenuhi
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Perkuat Pengawasan Usai Penggerebekan Pesta Gay di Megamendung
-
Berita.Headline
Dekranasda Bogor 2025-2030 Dilantik, Sekda Tegaskan UMKM Harus Naik Kelas
-
Berita.olahraga
SOIna Kabupaten Bogor Paparkan Rencana Besar PESODA 2025 dalam Audiensi Bersama Sekda
-
Berita.Headline.olahraga
KORMI Kota Bogor Gelar Invitasi Olahraga Tradisional untuk Anak Sekolah
-
Berita Pilihan.Headline.Lifestyle
Kapan Idul Adha 2025? Simak Tanggal dan Tradisi Spesial yang Akan Menghiasi Perayaannya






















