DETAKBOGOR.COM – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing kini resmi menjadi salah satu cabor baru binaan UPT Pembinaan dan Pengelolaan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor.
Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya popularitas panjat tebing di Indonesia, terutama setelah keberhasilan Veddriq Leonardo meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyatakan bahwa prestasi luar biasa Veddriq Leonardo membuka peluang besar bagi perkembangan cabor panjat tebing, termasuk di Kabupaten Bogor.
“Keberhasilan Veddriq mencetak sejarah emas bagi Indonesia di Olimpiade Paris menjadi momen penting yang menegaskan masa depan cerah cabor ini, termasuk di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memasukkan panjat tebing sebagai cabor binaan UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor,” ungkapnya pada Minggu (24/11).
Asnan menjelaskan, panjat tebing saat ini telah menjadi salah satu cabor dalam Kalender Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) antar PPLPD, PPLP, dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) yang akan digelar pada 2025 di Yogyakarta.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Asnan telah memberikan arahan kepada Hendrik Sulihadi, Kasubag UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, agar segera melakukan persiapan, termasuk berkoordinasi dengan pengurus dan pelatih Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bogor.
“Saya minta segala persiapan segera dilakukan, termasuk berkomunikasi dengan Kasubag Umpeg Dispora agar panjat tebing bisa berpartisipasi dalam Kejurnas 2025,” jelasnya.
Kabupaten Bogor dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan cabor ini, dengan fasilitas wall climbing yang memadai serta sumber daya manusia berupa atlet dan pelatih berkualitas.
Untuk Kejurnas 2025, Dispora Kabupaten Bogor menargetkan mengirimkan delapan atlet, terdiri dari empat atlet putra dan empat atlet putri, beserta beberapa pelatih.
“Saya sangat senang melihat panjat tebing masuk dalam Kalender Kejurnas Kemenpora. Ini adalah langkah strategis untuk mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor,” tambah Asnan.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan fasilitas olahraga yang lengkap, tetapi juga mampu mencetak atlet-atlet panjat tebing berprestasi di tingkat nasional dan internasional.***
Tags: Panjat Tebing, PPOPM
Baca Juga
-
Berita.Headline
Respons Cepat, Bupati Bogor Rudy Susmanto Bahas Penanganan Bencana Bersama Kepala BNPB RI
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto: Pelatihan Digital Kunci Daya Saing Kader Pramuka di Era Ekonomi Modern
-
Berita.Headline.olahraga
Empat Atlet, Delapan Medali! Wushu Kabupaten Bogor Bersinar di IWL 2025
-
Berita.Headline
Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dorong RKPD 2027 Lebih Responsif
-
Berita.Headline.olahraga
Dispora Kabupaten Bogor Tingkatkan SDM Keolahragaan Lewat Pelatihan Berlisensi
-
Berita.Headline
Mampu Mengolah Sampah Hingga 2.300 Ton Per Hari, TPPAS Lulut Nambo Butuh Investasi Rp900 Miliar
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Bupati Bogor dan Dandim 0621 Raih Penghargaan dari TNI AD
-
Berita.Headline.olahraga
Porprov Jabar 2026 Kian Dekat, Nasib Atlet Anggar Bogor Tunggu SK KONI
-
Berita.Headline.olahraga
Puncak 2 Challenge: Kombinasi Olahraga dan Wisata
-
Berita.Headline
Melampaui Target, Investasi Kabupaten Bogor Tembus Rp 16,98 Triliun
-
Berita.Headline
DPC Perempuan Bangsa Bogor Tebar Kepedulian Ramadan Lewat Aksi Berbagi Takjil
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Instruksikan Pembentukan Posko Penanganan Bencana di Empat Wilayah Strategis






















