LKPPB Rampungkan AD/ART, Siap Kawal Percepatan Pembangunan Bogor

DETAKBOGOR.COM — Lembaga Kajian Percepatan Pembangunan Bogor (LKPPB) resmi memantapkan langkah awal pembentukan organisasi dengan menggelar rapat pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, Senin (20/4/2026).

Agenda ini menjadi penentu arah gerak LKPPB sebagai lembaga kajian strategis yang fokus pada percepatan pembangunan Bogor.

Dalam rapat tersebut, LKPPB membahas secara komprehensif struktur dan substansi AD/ART sebagai fondasi legal dan operasional lembaga.

Pembahasan dipimpin Achmad Herman Hermawan, didampingi pembina H. RM Danang Donoroso, serta para penggagas yakni Idris Santoso, Munir Djalil, dan H. Amirulloh.

Sebelumnya, puluhan LSM se Kabupaten Bogor melakukan Halal Bihalal dan deklarasi berdirinya LKPPB di Rumah Makan Saung Muara, Cibinong, Rabu (15/4/2026).

Momentum tersebut menjadi titik awal konsolidasi organisasi sebelum memasuki tahap pematangan regulasi internal.

Achmad Herman Hermawan, menjelaskan bahwa penyusunan AD/ART merupakan syarat utama dalam pendirian lembaga.

Ia menyebut, seluruh pihak yang terlibat telah menyatukan visi dan misi untuk membentuk wadah kajian yang kuat dan independen.

BACA :  Rudy Susmanto Wujudkan 156 Hektare Hutan Kota Dalam Empat Bulan

“Hari ini kita matangkan AD/ART. Kita semua menyatukan visi dan misi bersama dalam wadah Lembaga Kajian Percepatan Pembangunan Bogor atau LKPPB,” ujar Hermawan.

Ke depan, LKPPB akan berperan aktif memberikan masukan strategis melalui kajian berbasis data guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Bogor. Lembaga ini diharapkan mampu menjadi mitra konstruktif bagi pemerintah daerah.

Hermawan menjelaskan, visi LKPPB adalah menjadi pusat kajian strategis dan independen yang mendorong percepatan pembangunan Bogor yang inklusif, berkelanjutan, berkeadilan wilayah, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, LKPPB mengusung sejumlah misi utama, di antaranya melakukan riset berbasis data guna mengidentifikasi hambatan dan peluang pembangunan, menyusun rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi para pemangku kepentingan, serta memantau konsistensi perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.

Selain itu, LKPPB juga akan berperan sebagai jembatan dialog dan mendorong peningkatan literasi publik terkait pembangunan serta pengelolaan anggaran daerah.

“Tujuannya adalah terwujudnya percepatan pembangunan Bogor melalui kebijakan berbasis bukti dan partisipasi aktif warga,” pungkasnya.***

Tags: , , , , , , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya