Dukung Petani Kecil, Rudy Susmanto Genjot Penataan Pasar Petani Garuda

CIBINONG | DetakBogor.Com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menggenjot percepatan penataan dan penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar segera berfungsi optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap petani kecil, khususnya petani buah dan tanaman hias di Kabupaten Bogor.

Upaya percepatan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung Rudy Susmanto bersama Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias serta jajaran perangkat daerah terkait di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Sabtu (17/1).

Rapat ini bertujuan menyatukan langkah lintas sektor agar proses penataan dan operasional Pasar Petani Garuda berjalan efektif.

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk memastikan Pasar Petani Garuda tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga beroperasi sesuai kebutuhan petani dan masyarakat.

BACA JUGA:  Gerakan Pangan Murah Bogor 2025 Salurkan 2.300 Ton Pangan, Inflasi Daerah Terkendali

Pasar ini disiapkan sebagai sarana pemasaran hasil pertanian lokal sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, percepatan penataan Pasar Petani Garuda merupakan hasil musyawarah bersama agar pasar tersebut segera memberikan manfaat nyata.

“Kami duduk bersama untuk menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar dapat berjalan secara optimal dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, keberadaan Pasar Petani Garuda tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai ruang strategis pemberdayaan petani. Dengan pasar yang tertata, petani diharapkan memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Bupati Rudy Susmanto Bersama Wapres Gibran Kunjungi SMA Al-Madinah, Perkuat Digitalisasi Sekolah

“Pasar Petani Garuda hadir untuk memberikan kesempatan yang lebih besar bagi petani buah dan tanaman hias agar dapat tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Dukungan terhadap kebijakan tersebut disampaikan oleh petani benih tanaman buah, Ruslan. Ia menilai kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu petani kecil, terutama dalam menekan biaya operasional.

“Jika kami harus menyewa lahan secara mandiri, biayanya cukup berat. Kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu dan kebijakan Bupati Bogor ini berpihak kepada petani kecil,” ungkap Ruslan.

Ruslan berharap Pasar Petani Garuda dapat terus dikembangkan sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan sinergi bersama komunitas petani, Pasar Petani Garuda diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi lokal Kabupaten Bogor.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya