DETAKBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa melalui Rapat Kerja Evaluasi Tahun 2024 sekaligus persiapan tender tahun 2025.
Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna I Setda, Rabu (11/12/2024), ini bertujuan meningkatkan tingkat kematangan strategis pengadaan, sekaligus mencegah pelanggaran dan tindak korupsi.
Mewakili Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Deni Humaedi, menegaskan pentingnya perencanaan pengadaan yang matang sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.
Peraturan ini menggarisbawahi bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak hanya berfokus pada harga termurah, melainkan pada value for money yang mencakup kualitas, waktu, jumlah, biaya, dan penyedia yang tepat.
“Perencanaan pengadaan adalah kunci keberhasilan, mulai dari tahap awal hingga akhir. Dengan perencanaan yang matang, kita dapat mencegah masalah hukum dan temuan auditor. Untuk itu, UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa) perlu didampingi aparat penegak hukum agar proses pengadaan berjalan sesuai aturan,” jelas Deni.
Ia juga berharap, pada tahun 2024, proses perencanaan dan pengadaan dapat berjalan lebih cepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Hal ini sejalan dengan target peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) yang saat ini sudah berada di zona hijau dengan skor 80,” tambahnya.
Perbaikan Tata Kelola untuk Cegah Korupsi
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa RI, Setya Budi Arijanta, menyoroti perlunya tata kelola yang lebih baik demi mencegah korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pengadaan barang dan jasa merupakan sektor kedua terbesar yang rawan dikorupsi.
“Salah satu modus yang sering terjadi adalah pinjam bendera, di mana pihak yang sebenarnya tidak memenuhi syarat menggunakan nama perusahaan lain untuk mendapatkan proyek. Tindakan ini melanggar hukum dan bisa dipidanakan karena merupakan bentuk korupsi,” tegas Setya Budi.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, diharapkan semua pihak mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait potensi pelanggaran hukum dalam pengadaan, sekaligus membangun sistem yang lebih transparan dan akuntabel.
Evaluasi dan Persiapan 2025
Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Bogor, Asman Dila, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pengadaan di tahun 2024 serta mempersiapkan perencanaan untuk tahun 2025 agar lebih optimal.
“Kami meminta masukan dari Deputi terkait evaluasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, sehingga ke depan prosesnya di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih baik,” ujar Asman.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemkab Bogor menunjukkan komitmennya dalam menciptakan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, demi mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.***
Tags: Korupsi, Pengadaan Barang dan Jasa
Baca Juga
-
Berita.Headline.olahraga
Stadion Mini Cibinong Ukir Sejarah Baru Sebagai Venue Final Liga 3 Nasional 2024
-
Berita.Headline.olahraga
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Young Athletes, Kenalkan Olahraga Inklusif Sejak Dini
-
Berita.Headline
Rudy Susmanto Gerakkan TRC Kebersihan Terpadu Mulai Dari Jantung Kota
-
Berita.Headline.olahraga
Atlet PPOPM Kabupaten Bogor Berjaya di Ajang Internasional, Tagline ‘Dari Karadenan Menuju Pentas Dunia’ Jadi Kenyataan
-
Berita.Headline
Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Transformasi Digital Nasional dari UGM
-
Berita.Headline
Menkumham Buka Blokir Legalitas PWI, Akhmad Munir Siap Satukan Wartawan Indonesia
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Bantaran Sungai Cileungsi Amblas 30 Meter, Perumahan Villa Nusa Indah Terancam Banjir
-
bisnis.Headline
MinEra Ramaikan Bogor, Segudang Kejutan Menanti Di ‘erafone Lebih Dekat’
-
Berita.Headline
Target Juara Umum! Atlet NPCI Bogor Siap Ukir Prestasi di Peparpeda Jabar 2025
-
Berita.Headline
Dewas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Tinjau RS di Malang, Soroti Waktu Tunggu dan Optimalisasi Layanan
-
Berita.Headline.olahraga
NPCI Kabupaten Bogor Optimisme 13 Atlet Masuk Pelatda Jabar Menuju Peparnas XVII 2024
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Instruksikan Bebersih Kawasan Puncak, Aksi Serentak Dimulai Hari Ini






















